Lagi, 22 Pasien Covid-19 Sembuh

48
Salah satu toko pedagang di Pasar Raya Blok lll ditempeli stiker pemberitahuan jika pedagangnya telah menjalani tes swab, kemarin (3/6). (Sy Ridwan-Padang Ekspres)

Kota Padang mencatat penambahan signifikan jumlah pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh sejak pertama kali merebaknya Covid-19 pada Maret 2020 lalu.
Dinas Kesehatan Kota (DKK) Padang mengonfirmasi tambahan pasien sembuh sebanyak 22 orang, Rabu (3/6).

“Dengan adanya tambahan 22 orang pasien yang dinyatakan sembuh tersebut, maka jumlah total pasien positif yang dinyatakan sembuh di Kota Padang ada 177 orang,” ujar Kepala DKK Padang, Ferimulyani kepada Padang Ekspres, kemarin.

Ia menyebutkan, tingginya angka sembuh salah satunya dipengaruhi oleh tracking dan tes swab massal yang dilakukan oleh Pemko Padang, sehingga bisa langsung mendeteksi pasien yang terinfeksi Covid-19.

Ferimulyani merincikan, 22 orang pasien sembuh tersebut tersebar di 15 kelurahan di Kota Padang di antaranya Kelurahan Ganting Parak Gadang 1 orang, Alai Parak Kopi 2 orang, Airtawar Barat 1 orang, dan Airtawar Timur 1 orang.

Selanjutnya Kelurahan Pasie Nantigo 1 orang, Kuranji 5 orang, Lubuklintah 1 orang, Pasarambacang 1 orang, Pagambiran 1 orang, Lubukbegalung 1 orang, Paraklaweh 1 orang, Bandarbuat 1 orang, Purus 2 orang, Binuang 1 orang, Kotoluar 1 orang, dan Kelurahan Kuraopagang 1 orang.

Lebih lanjut Ferimulyani menjelaskan, dengan adanya penambahan jumlah pasien sembuh berpengaruh terhadap jumlah kelurahan yang keluar dari zona merah Covid-19 atau tidak ditemukan kasus positif Covid-19 di sana.

Ia menambahkan, satu hari sebelumnya, jumlah kelurahan yang dinyatakan keluar dari zona merah berjumlah 8 kelurahan, maka saat ini jumlah kelurahan yang tidak ada ditemukan kasus positif Covid-19 bertambah menjadi 11 kelurahan.

“Ke-11 kelurahan tersebut di antaranya Alanglaweh, Anduring, Gunungpangilun, Kotolalang, Kotopulai, Tanjung Saba Pitameh, Gurunlaweh Nan XX, Jati, Lubukbegalung, Pasie Nantigo dan Binuang Kampungdalam,” ujarnya.

Terkait meningkatnya jumlah pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19, Ferimulyani mengatakan, di Kota Padang sendiri tidak ada kasus kematian pasien positif yang benar-benar disebabkan oleh Covid-19.

Ia mengatakan, adanya 18 orang pasien positif yang meninggal dunia di Kota Padang tidak hanya disebabkan oleh Covid-19, namun juga adanya penyakit penyerta yang diidap oleh pasien tersebut.

“Jadi kasus pasien positif yang meninggal dunia tersebut bukan karena Covid-19 semata, tapi adanya penyakit penyerta seperti kanker, hipertensi, diabetes, jantung, dan penyakit penyerta lainnya,” jelasnya.

Untuk itu Ferimulyani mengatakan, jika masyarakat patuh untuk menerapkan protokol kesehatan selama pandemi Covid-19, maka hal tersebut bisa meminimalisir penyebaran Covid-19 di Kota Padang.

6 Orang Positif
Selain adanya penambahan signifikan jumlah pasien sembuh, di Kota Padang juga terkonfirmasi penambahan kasus pasien positif Covid-19, sebanyak 6 kasus sehingga total kasus positif di Kota Padang berjumlah ada 395 kasus.

Berdasarkan data terkini perkembangan kasus Covid-19 di Kota Padang melalui website dinkes.padang.go.id, 6 kasus positif Covid-19 di Kota Padang tersebar di 5 kelurahan yaitu Kelurahan Kuraopagang sebanyak 1 orang, Pasagadang 1 orang, Limaumanis 2 orang, Kampungjao 1 orang, dan Lolongbelanti 1 orang.

Sementara itu, total kasus positif Covid-19 di Kota Padang berjumlah 395 kasus terdiri dari 103 dirawat di rumah sakit, 46 isolasi mandiri di rumah, 51 orang di karantina, 18 orang meninggal dunia, dan 177 orang dinyatakan sembuh.

Kemudian jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kota Padang berjumlah 874 orang, Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 184 orang, dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 324 orang dengan rincian 54 dirawat di rumah sakit, 42 isolasi mandiri, 179 negatif, 38 positif Covid-19, dan 11 meninggal dunia. (*)