Besok, UNP Berlakukan Bekerja dari Rumah

2504

Universitas Negeri Padang (UNP) berlakukan bekerja dari rumah dan mengutamakan pelayanan secara daring mulai Senin (5/7/2021). Langkah ini diambil sebagai upaya mencegah penularan Covid-19 yang terus meningkat beberapa waktu terakhir ini.

Rektor UNP Prof Ganefri menyampaikan langkah ini juga sejalan dengan Surat Edaran (SE) Sekjen Kemendikbud Riset Teknologi Nomor 11 Tahun 2021 tanggal 2 Juli.

Prof Ganefri meminta semua pimpinan universitas, pimpinan fakultas, pimpinan jurusan dan program studi, pimpinan lembaga, biro, unit penunjang teknis tetap melakukan pelayanan akademik dan masyarakat secara optimal dengan mengutamakan pelayanan secara daring.

Dia meminta kepada para pimpinan di UNP mengatur pelayanan secara maksimal dan jika diperlukan dapat ditunjuk petugas piket dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 secara ketat. Nantinya mahasiswa UNP yang nantinya mengikuti perkuliahan juga akan dilakukan vaksinasi.


Untuk kegiatan penting yang sudah diprogramkan seperti kegiatan mendukung program MBKM atau akreditasi internasional dapat dilakukan dengan jumlah tidak melebihi 30 peserta. Dapat dilaksanakan dengan izin rektor dan mematuhi protokol kesehatan Covid-19 secara ketat. Namun Rektor, mengajak seluruh sivitas akademika melakukan kegiatan dan aktivitas secara daring.

Prof Ganefri menjelaskan isi surat edaran Sekjen Kemendikbud Riset Teknologi Republik Indonesia adalah antara lain memberlakukan bekerja dari rumah (BDR) secara penuh selama 12 hari kerja mulai tanggal 5 Juli 2021 sampai dengan 20 Juli 2021. Ini akan dievaluasi lebih lanjut sesuai dengan situasi dan kondisi.

Baca Juga:  PPKM Level IV Diperpanjang, Bansos Mulai Disalurkan

Pengaturan BDR di kantor Unit Pelaksana Teknis, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi, dan Perguruan Tinggi Negeri diatur oleh pemimpin satuan kerja masing-masing berdasarkan kebijakan PPKM Darurat atau PPKM Mikro dan/atau kebijakan yang dikeluarkan oleh Satuan Tugas penanganan Covid-19 setempat serta melaporkannya kepada Sekretaris Jenderal melalui Kepala Biro Sumber Daya Manusia.

Selain itu, Ganefri menjelaskan bahwa Sekjen Kemendikbud Riset Teknologi menyatakan bahwa selama pemberlakuan PPKM Darurat, kegiatan kedinasan ke luar daerah ditiadakan/ditunda. Lalu kegiatan tatap muka (fisik) di hotel ditiadakan/ditunda. Termasuk kegiatan agar dilakukan secara daring serta dilarang menerima tamu dari luar daerah.

Kegiatan tatap muka (fisik) dalam rangka memenuhi undangan dari pihak luar Kemendikbudristek diutamakan untuk dilakukan secara daring. Kecuali yang bersifat penting dan sangat mendesak, dengan mematuhi protokol kesehatan secara ketat.

Ganefri juga mengajak sivitas akademika UNP untuk mematuhi imbauan Sekjen Kemendikbud Riset Teknologi yakni wajib melaksanakan pola hidup bersih dan sehat serta menerapkan prinsip 3M, yaitu menggunakan masker dengan benar ketika berada di luar rumah tanpa terkecuali.

Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer. Serta menjaga jarak aman termasuk membatasi mobilitas, tidak keluar rumah kecuali untuk kegiatan yang penting, dan menghindari kerumunan misalnya ke tempat perbelanjaan, objek wisata, dan tempat umum lainnya yang berisiko penularan Covid-19. (eko)