Giliran Lapak PKL di Jati Ditertibkan

10
DITERTIBKAN: Sejumlah personel Satpol PP menertibkan bangunan liar yang berdiri di sekitar Banda Bakali, Jati, kemarin (3/8).(IST)

Satpol PP Kota Padang kembali menertibkan lapak PKL yang berdiri di sepanjang Jalan Perintis Kemerdekaan, tepatnya di samping Banda Bakali, kawasan Jati, Rabu (3/8).

Kasat Pol PP Padang, Mursalim mengatakan, keberadaan lapak-lapak liar tersebut telah melanggar aturan tentang trantibum. Tak hanya itu, keberadaan lapak tersebut membuat akses jalan menjadi sempit yang menyebabkan kemacetan kendaraan.

“Sesuai aturan, maka lapak-lapak yang sengaja didirikan warga di kawasan itu ditertibkan dengan harapan kawasan ini menjadi bersih dan tertib,” ungkap Mursalim.

Operasi ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Ketertiban Umum, Deni Harzandy bersama Kabid Penegakan Peraturan Perundang-undangan (P3D) Satpol PP Padang, Syafnion. Juga terlihat Camat Padang Timur Siska Meilani mendampingi tim gabungan dalam pembongkaran.

Lebih lanjut Mursalim menjelaskan, sebelum penertiban para pedagang telah diberikan peringatan agar segera membongkar lapak-lapaknya. Jika tidak dilakukan maka pembongkaran akan dilakukan petugas.

“Para pedagang ini telah disurati dan diberi surat perintah bongkar, maka hari ini kita lakukan pembersihan dan penertiban,” tuturnya. Tak hanya itu, Satpol PP juga menertibkan persimpangan lampu merah dari pengemis, anak jalanan, manusia silver, badut dan lainnya.

Baca Juga:  353 Tahun Kota Padang, Saatnya Beralih ke Bus Massal

Terpisah, Camat Padang Timur Siska Meilani mengatakan setelah dilakukan pembersihan, bekas-bekas tempat lapak PKL itu akan dibangun taman hidroponik dan juga taman di RT/RW masing-masing.

“Setelah selesai pembongkaran dan pembersihan, kepada RT/RW dan juga lurah agar menggalakkan dan membangun taman hidroponik agar tampak lebih indah dari yang sebelumnya,” ujarnya.

Ia berharap, ke depannya tidak ada lagi bangunan liar di sepanjang Banda Bakali, karena selain tidak indah dan juga menyalahi aturan. (cr6)