Program BBGRM Kelurahan Paraklaweh, Cor Jalan Perlancar Akses Warga

4
PROGRAM BBGRM: Lurah Paraklaweh, Efrinaldi menunjukkan dokumentasi kegiatan pelaksanaan BBGRM.(IST)

Salah satu program andalan dari Pemko Padang dalam percepatan perbaikan infrastruktur adalah program Manunggal Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM). Di Kelurahan Paraklaweh, program itu direalisasikan melalui pengecoran jalan?

Program BBGRM menjadi program yang selalu ditunggu oleh kelurahan di Kota Padang dalam rangka perbaikan dan pembangunan infrastruktur serta fasilitas lingkungan (fasling) di daerah mereka.

Bagi Pemerintah Kelurahan Paraklaweh, bantuan program manunggal BBGRM sebesar Rp 35 juta per kelurahan tersebut dimanfaatkan untuk perbaikan infrastruktur yang dianggap paling rusak atau membutuhkan di sana.

Lurah Paraklaweh, Efrinaldi kepada Padang Ekspres mengatakan, sebelum merealisasikan program BBGRM tersebut, pihaknya terlebih dahulu melakukan kegiatan rembuk warga untuk menentukan apa-apa saja permasalahan infrastruktur di lingkungan mereka.

“Dari kegiatan rembuk warga itu, kami berhasil menemukan 5 permasalahan infrastruktur di kelurahan Paraklaweh di sejumlah RT dan RW. Setelah itu baru kami rapatkan kembali di kelurahan,” jelasnya.

Di tingkat kelurahan pihaknya melakukan rapat koordinasi yang diberi nama Rapat Koordinasi Pembangunan (Rakorbang). Rapat itu membahas tentang sesuatu yang paling urgen atau penting dari semua permasalahan yang ada.

“Dari usulan warga pada rembuk warga tersebut kami memilih perbaikan mana yang harus disegerakan, nah dari situ akan tau mana yang paling penting sekali untuk diatasi,” kata Efrinaldi.

Pihaknya akhirnya memilih untuk melakukan perbaikan dan pengecoran jalan warga yang berada di RT 4 RW 7, dikarenakan lokasi tersebut yang paling dianggap urgen atau membutuhkan.

Baca Juga:  Penyidikan Kasus Ilham Maulana Rampung!!

Panjang jalan yang dilakukan pengecoran di RT 4 RW 7 yakni sepanjang 175 meter. Dalam pengecoran tersebut, pihaknya dibantu oleh Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dan warga di sekitar jalan tersebut.

Lebih lanjut Efrinaldi menyampaikan, dalam perjalanan pengecoran jalan, sempat terjadi kekurangan anggaran karena anggaran yang diberikan tidak cukup. Maka dari itu kegiatan rembuk warga menjadi solusi untuk menambah kekurangan anggaran itu.

“Kemarin ketika kami melakukan proyek jalan di RT 4 RW 7 sempat kekurangan dana, nah rembuk warga tadi berpengaruh sekali untuk menutupi semua kekurangan dana yang tadi, kalau hanya mengandalkan dari dana pemerintah, tidak akan berjalan proyek pengecoran jalan ini,” ujarnya.

Sejak jalan di RT 4 RW 7 dilakukan pengecoran, warga menjadi lebih mudah dan nyaman dalam melakukan aktivitas khususnya demi memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Alhamdulillah program BBGRM ini sangat membantu warga,” ungkapnya.

Ia berharap program yang dijalankan oleh Kelurahan Paraklaweh, terkhusus program manunggal BBRGM tahun 2021 ini semoga dapat bermanfaat untuk warga sekitar dan untuk selanjutnya dapat terealisasikan secara maksimal.

“Sesuatu yang dijaga dengan baik akan bertahan lama, nah itu pula yang saya harapkan dari pelaksanaan program ini, dengan sama-sama menjaganya bersama warga sekitar,” tukasnya. (***)