Langgar Instruksi Jam Malam Cegah Covid-19, Puluhan Remaja Diamankan

Petugas Satpol PP Padang mendata para remaja yang diamankan saat patroli jam malam, Minggu (5/4) dini hari. (Foto: ist)

Kebijakan pemerintah kota memberlakukan jam malam mulai pukul 22.00 hingga pukul 06.00 sebagai upaya mencegah penyebaran virus korona (Covid-19), masih belum diindahkan oleh sebagian masyarakat terutama para remaja.

Minggu (5/4) dini hari, puluhan remaja diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang.

“Remaja yang berjumlah 25 orang tersebut kedapatan keluyuran tengah malam. Padahal, wali kota sudah menginstruksikan aturan pembatasan jam malam di tengah pandemi Covid-19 ini,” kata Kasatpol PP Kota Padang, Alfiadi, Minggu (5/4).

Puluhan remaja itu diamankan di beberapa lokasi di Kota Padang. Mereka terdiri dari 19 orang laki-laki dan 6 orang perempuan. Rata-rata masih di bawah umur. “Mereka kedapatan berkumpul dan melanggar instruksi dari Pemko Padang,” jelasnya.

Alfiadi menyampaikan, dalam patroli rutin tersebut, Satpol PP Padang juga dibantu pihak kepolisian. Delapan dari 25 orang remaja diamankan oleh petugas kepolisian dan diserahkan kepada Satpol PP.

“Setelah didata, mereka dibawa ke Lembaga Pembinaan Sosial Kasih Ibu di Air Dingin Kototangah milik dari Dinsos Kota Padang,” tukasnya.

Selain itu, Satpol PP memanggil orangtua dari remaja-remaja yang diamankan itu untuk diperlihatkan bagaimana perilaku mereka yang melanggar instruksi Wali Kota Padang tentang pembatasan jam malam dan physical distancing.

“Kita minta orangtua intens mengawasi anak-anaknya. Jangan sampai kelakuan mereka mengganggu ketertiban. Jika di kemudian hari kembali mengulangi perbuatanya, maka Satpol PP memproses hukum orangtuanya,” tegas Alfiadi.(esg)