Periksa Swab 1.100 Pedagang, Digilir 200 sampai 300 Sampel per Hari

Seorang ahli epidemiologi menjalankan tes PCR untuk mendeteksi virus SARS-nCoV-2. (Foto: Shutterstock)

Sebanyak 1.100 pedagang Pasar Raya dan Pasar Bandabuek, Kota Padang yang telah didata akan diambil swab mulut dan tenggorokannya.

Pengambilan swab dilakukan bergiliran, sebanyak 200 sampai 300 sampel per hari di pusat-pusat kesehatan yang ditunjuk Dinas Kesehatan Kota Padang.

Swab yang sudah diambil itu selanjutnya diperiksa tim Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Untuk mengetahui apakah hasilnya negatif atau positif Covid-19.

“1.100 pedagang tersebut terdiri dari 1.000 pedagang yang berjualan di Pasar Raya Padang, dan 100 pedagang yang berjualan di Pasar Bandabuek,” ujar Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Endrizal.

Pemeriksaan swab para pedagang itu karena ditemukan puluhan kasus positif Covid-19 dari kluster Pasar Raya Padang.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, setelah menemukan riwayat kontak sekitar 1.000 pedagang di Pasar Raya Padang, Dinas Perdagangan Padang juga mendata sekitar 100 pedagang di Pasar Bandabuek, Kecamatan Lubukkilangan.

“Hal itu dilakukan setelah ditemukan satu kasus pedagang di pasar itu dinyatakan positif Covid-19,” kata Endrizal, Minggu (3/2/2020).

Setelah ada seorang pedagang dinyatakan positif, kata Endrizal, pihaknya langsung melakukan tracking guna memutus rantai penularan virus Covid-19.

“Langsung kita lakukan tracking terhadap pedagang-pedagang di Pasar Bandabuek. Jumlahnya lebih kurang 100 orang. Saat ini tengah kita data by name by address,” jelasnya.

Endrizal mengungkapkan, pedagang yang didata tersebut mayoritas berjualan di lantai satu Pasar Bandabuek dan mayoritas pedagang non-pangan.

Setelah didata, para pedagang langsung diimbau melapor ke pusat kesehatan terdekat untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan.

Kepala Bappeda Padang Medi Iswandi mengatakan, 1.000 orang yang akan diuji swab itu lokasi berdagangnya di fase 1 sampai 7. “Senin (4/5/2020) mulai kita sosialisasikan,” kata Medi di GWA Kawal Covid-19 Sumbar, Sabtu (2/5/2020).

Mantan Kepala Dinas Pariwisata Padang itu lebih lanjut mengatakan, bagi pedagang yang belum keluar hasil swabnya belum boleh berdagang.

“Kalau swabnya positif segera diisolasi. Kalau swabnya negatif, baru boleh berdagang dengan membawa bukti surat dari Dinas Kesehatan Padang,” ujar pejabat yang dikenal dekat dengan awak media dan para pegiat pariwisata ini.(esg)