1.270 Pengendara Langgar Aturan Lalin

3
BAGI SEMBAKO: Tim Satlantas Polresta Padang membagikan sembako dalam Operasi Patuh Singgalang.(IST)

Sebanyak 1.270 pengendara melanggar lalu lintas selama dua pekan pelaksanaan Operasi Patuh Singgalang 2021 yang dimulai sejak tanggal 20 September hingga 3 Oktober 2021.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 241 pelanggar lalu lintas langsung mendapatkan surat tilang. Sementara itu, 1.024 pelanggar hanya diberikan teguran.

Kasat Lantas Polresta Padang AKP Alfin mengatakan, dalam pelaksanaan penindakan Operasi Patuh Singgalang, pihaknya menerapkan pola hunting system yang bersifat insidentil.

“Selama 14 hari operasi kami menjaring 1.270 pengendara, mereka pelanggaran kasat mata dan berpotensi untuk menyebabkan terjadinya kecelakaan. Kemudian pengguna yang melawan arus, pengendara di bawah umur, dan kelebihan muatan, serta knalpot racing,” ujarnya Senin (4/10).

Namun Alfin menegaskan, penindakan hukum yang dilakukan tetap mengedepankan upaya persuasif dan humanis. Dalam Operasi Patuh Singgalang, pihaknya tidak hanya menindak pengendara yang melanggar lalu lintas. Namun, juga terus mengingatkan pentingnya protokol kesehatan (prokes) kepada masyarakat.

Menurutnya, kepatuhan pengendara terhadap prokes saat berkendara cukup baik selama Operasi Patuh Singgalang di Kota Padang. “Sudah 14 hari beroperasi, kami menilai kepatuhan masyarakat cukup patuh prokes dan berlalu lintas. Karena tak terlepas dari sosialisasi yang gencar kami lakukan,” ucapnya.

Dikatakan Alfin, pihaknya cukup jarang menemukan adanya pengendara yang melanggar prokes dan terpantau selalu mengenakan masker. Apabila masih ada ditemukan pengendara yang melanggar pihaknya akan memberikan imbauan, dan membagikan masker.

Baca Juga:  DBL Hadir Lagi! Polresta Ingatkan Tetap Patuhi Prokes

Selain melakukan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas dan membagikan masker dalam Operasi Patuh Singgalang kali ini, Satlantas Polresta Padang Padang juga membagikan paket sembako gratis.

Paket sembako ini diberikan kepada masyarakat pengguna jalan dan pedagang kaki lima (PKL) serta masyarakat yang terdampak Covid-19. “Selama 14 hari ini, kami (Satlantas) sudah membagikan 10.127 masker dan 826 sembako kepada masyarakat dan PKL serta masyarakat yang terdampak Covid-19 yang isinya berupa beras, gula, minyak dan bahan pokok lainnya,” katanya.

Dia berharap bantuan sembako yang diberikan bisa bermanfaat dan bisa membantu meringankan beban masyarakat. Lebih lanjut, meski Operasi Patuh Singgalang telah usai, masyarakat Kota Padang diminta untuk mematuhi aturan berlalu lintas dengan tetap mengikuti aturan serta melengkapi surat-surat saat berkendara.

“Mari kita tingkatkan kesadaran dan kepatuhan berlalu lintas. Jaga keselamatan berkendara dengan mematuhi rambu-rambu lalu lintas,” tutup Alfin.

Salah satu pengendara, Hindarto, 46, mengaku selalu memakai dan membawa kelengkapan berkendara saat bepergian dengan motor. “Razia atau tak ada razia saya tetap bawa surat-surat dan kelengkapan lainnya,” ujarnya.

Selain itu ia juga tak lupa pakai masker, baik dalam perjalanan jauh maupun dekat. Sebab pakai masker baginya tidak saja untuk mematuhi protokol kesehatan tapi juga untuk menghindari agar tak terhirup debu jalanan. (idr/eni)