Ragam Budaya Meriahkan Cap Go Meh

47
MERIAH: Penampilan sejumlah performer festival Cap Go Meh 2023 yang berlangsung kemarin (5/2).(SUYUDI/PADEK)

Sebuah alkuturasi dan harmonisasi budaya ditampilkan dalam Festival Cap Go Meh 2023 yang diselengarakan di Kota Padang, kemarin. Festival tersebut menggabungkan seluruh unsur etnis dan kebudayaan dan menghasilkan sebuah pesan toleransi yang kuat dari masyarakat Kota Padang.

Di bawah guyuran hujan sore, antusias masyarakat tidak memudar untuk menyaksikan kegiatan tahunan masyarakat Tionghoa Kota Padang tersebut. Apalagi pascapandemi Covid-19 yang melanda Indonesia selama dua tahun membuat perayaan penting hari ke-15 pasca-Imlek tersebut tidak diselenggarakan.

Puncaknya Minggu (5/2) kegiatan Cap Go Meh atau yang lebih dikenal arakan sipasan oleh masyarakat Kota Padang berhasil digelar dengan begitu meriah sehingga kolaborasi tersebut bisa dikatakan sukses besar.

Dalam pagelaran tersebut, terlihat setiap perwakilan keluarga etnis Tionghoa mengeluarkan parade dewa-dewi serta Kio masing-masing perwakilan keluarga etnis Tionghoa. Selain itu, tidak lupa pula arak-arakan sipasan yang berbentuk naga sambil membawa puluhan orang anak juga ikut memeriahkan acara kegiatan tersebut.

Kurang lebih ada sekitar 3.000 performer dalam kegiatan Cap Go Meh tahun 2023. Ditambah ribuan masyarakat yang menghadiri kegiatan tersebut semakin memeriahkan kegiatan tahunan tersebut.

Dalam kesempatan itu Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar Audy Joinaldy mengatakan, Cap Go Meh yang diselenggarakan di Kota Padang merupakan sebuah pesan bahwasanya Sumbar merupakan daerah yang memegang erat serta toleransi tinggi antar umat beragama.

“Kolaborasi antara budaya Tionghoa yang dikolaborasikan dengan budaya Minangkabau merupakan sebuah hal yang luar biasa. Kegiatan ini kita sambut dengan positif. Selain itu kegiatan ini mampu mengerakan ekonomi karena banyak masyarakat dari luar daerah untuk hadir menyaksikan kegiatan Cap Go Meh ini,” ucapnya.

Baca Juga:  Tak Ikut Pesantren Ramadhan, Nilai Rapor Dikurangi

Audy juga mengatakan, Pemprov Sumbar pasti akan mendukung pagelaran kegiatan Cap Go Meh untuk ke depannya. Ia juga menambahkan ditambah tahun ini merupakan tahun kunjungan wisata VBWS 2023 Pemprov Sumbar berharap dapat menarik jumlah wisatawan yang besar ke Sumbar.

“Kita berharap ditahun selanjutnya akan semakin besar hingga dapat mendatangkan wisatawan luar baik dari Malaysia dan negara-negara lainnya. kita berharap kegiatan Cap Go Meh di Padang dapat sebanding bahkan melebihi Cap Go Meh di Pontianak,” ujarnya.

Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan, Pemko Padang akan mendukung penuh kegiatan Cap Go Meh untuk terus berlanjut di Kota Padang. “Kegiatan ini merupakan suatu destinasi wisata budaya yang ada di Kota Padang ditambah lagi kegiatan ini merupakan bentuk perwujudan dari kota Padang sebagai kota toleran yang meliputi banyak etnis,” ucapnya.

Hendri Septa juga mengatakan, dukungan pemerintah terhadap kegiatan tersebut juga merupakan bentuk dan upaya meningkatkan ekonomi masyarakat bagaimana bangkit dari keterpurukan pasca pandemi Covid-19 yang melanda kota Padang selama dua tahun.

“Mudah-mudahan kegiatan kali ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan di tahun-tahun selanjutnya kita berharap kegiatan Cap Go Meh tahun yang akan datang semakin meriah ke depannya,” tutupnya. (cr1)