Migor Curah Dijual Rp 20 Per Kg, Pedagang Pilih Jual Migor Kemasan

10
KEMBALI LANGKA: Seorang pedagang kebutuhan pokok di Pasar Nanggalo melayani pembeli, kemarin.(SHYNTIA/PADEK)

Seminggu belakangan minyak goreng (migor) curah kembali langka di pasaran dan harga jualnya pun tinggi. Saat ini migor curah dijual Rp 19 ribu hingga Rp 20 ribu di Pasar Nanggalo, Selasa (5/4).

Pantauan Padang Ekspres di Pasar Nanggalo, ada beberapa pedagang yang tidak menjual migor curah dengan alasan minyak langka dan harga dari distributor tinggi sehingga beberapa pedagang memutuskan untuk menjual minyak goreng kemasan saja.

Salah seorang pedagang minyak goreng, Andre Mursalim mengaku sudah tidak menjual minyak goreng lagi selama seminggu. Sebelumnya, ia menjual minyak curah Rp 19 ribu per kg. Sedangkan saat ini, ia menjual minyak kemasan dengan harga Rp 23 ribu per kg.

“Sudah tidak menjual minyak curah lagi. Soalnya kami tidak ketemu distributornya, kalaupun bertemu pasti dijual dengan harga yang tinggi. Kalau untuk peminat lebih banyak peminat minyak kemasan saat ini, kalau minyak curah kita jual kan hampir sama harganya dengan minyak kemasan,” ungkapnya kepada Padang Ekspres saat dijumpai di toko miliknya di Pasar Nanggalo.

Pedagang lainnya, Roy Antos mengaku menjual migor curah dengan harga Rp 20 ribu per kg dan Rp 10 ribu per setengah kg. “Kami beli minyak memang dari distributornya sudah mahal, makanya kami jual dengan harga tinggi, kalau tidak kami yang akan merugi,” jelasnya.

Baca Juga:  Pemberkasan Kasus Dugaan Pemukulan Anggota Brimob Dikebut

Sementara itu, Sulisman juga mengaku kesulitan mencari migor curah. Ia mendapatkan migor dengan menyewa ojek. Dari ojek tersebut ia membeli migor dengan harga Rp 17 ribu per kg.

“Minyak ini kami beli dengan menyewa ojek, karena kami pernah beli tapi memang ngantre lama sekali. Akhirnya kami sewa ojek untuk membeli. Dan ojek itu menjual dengan harga Rp 17 ribu. Oleh karena itu, kami jual dengan harga Rp 19 per kg,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Andree Algamar terkejut dengan harga migor curah yang menyentuh harga Rp 20 ribu per kg di pasaran. Oleh karena itu pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dan produsen minyak goreng dalam minggu ini.

“Nanti kita akan koordinasi dengan pihak kepolisian dan produsen minyak goreng curah untuk melakukan tindakan lebih lanjut,” jelas Andree. Ia menyebutkan, seharusnya harga minyak curah dijual berdasarkan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditentukan oleh pemerintah. (cr5)