Pijat Plus-Plus Berkedok Salon Ditutup

42
DITUTUP: Petugas Satpol PP menutup salon yang diduga melayani pijat plus-plus di Jalan Lubuk Bayu, Kelurahan Kuraopagang, Kecamatan Nanggalo kemarin (5/4).(IST)

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Padang menutup salah satu praktik SPA dan massage di Jalan Lubuk Bayu, Kelurahan Kuraopagang, Kecamatan Nanggalo kemarin (5/4). Salon itu ditutup karena diduga melayani pijat plus-plus.

Kepala Bidang Penegak Peraturan Perundang Undangan Daerah (P3D), Bambang Suprianto menyampaikan SPA dan pijat refleksi tersebut, dalam beroperasi sudah melanggar Perda No. 11 Tahun 2005, yang berisikan tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat, serta beroperasi tidak sesuai izinnya.

“Pihak pengelola tidak bekerja dengan benar dan melenceng dari yang seharusnya,” ujarnya. Sebelum dilakukan penutupan, pihak pengelola sudah diberi peringatan terlebih dahulu, namun tidak direspon dengan baik. Sehingga pihak Satpol PP terpaksa melakukan penutupan.

“Pihak pengelola telah diingatkan agar melakukan kegiatan sesuai aturan, namun dalam praktek, si pengelola tidak mengindahkan pemberitahuan, bahkan juga melakukan kegiatan yang meresahkan masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Kasat Pol PP Padang, Mursalim menegaskan akan terus menegakkan aturan yang berlaku, dan terus melakukan pantauan terhadap kegiatan yang meresahkan masyarakat.

Baca Juga:  Ketua PMI Padang Apresiasi Serikat Pekerja Semen Padang

“Apapun kegiatan yang mengganggu ketertiban umum dan ketentraman masyarakat, seperti kegiatan salon hanya sebagai kedok untuk kegiatan plus-plus, yang meresahkan masyarakat, tentu perlu dilakukan penertiban agar jangan sampai mengganggu trantibum,” ucapnya. (cr4)