Rumah Triplek 3×4 Dibedah, Keluarga Ini Bermalam di Rumah Wali Kota

557

Di sore yang cerah, Riko Saputra, 29, dan istrinya Gustina, 29, terlihat bahagia di depan rumahnya yang berdinding triplek seluas 3×4 meter di Pasie Nan Tigo, Kecamatan Kototangah.

Saat itu, Wali Kota Padang Hendri Septa beserta jajarannya tiba berkunjung. Ia bertamu, meninjau rumah sekaligus ingin mengajak pasangan yang dikarunia dua putri itu untuk bermalam di rumah dinas wali kota, Jalan A Yani.

Warga sekitar juga terlihat antusias bertemu orang nomor satu di kota Padang itu. Mereka menyaksikan kedatangan wako ke rumah pasangan yang terpilih sebagai satu di antara delapan keluarga yang akan menerima bantuan bedah rumah dari Pemko Padang.

Seperti diketahui, keluarga yang menjadi sasaran bedah rumah, sebelumnya akan dijemput ke rumahnya dan diajak bermalam di rumah dinas wali kota yakni Palanta Kota Padang melalui program Semalam di Palanta (Semata).

Keluarga Riko dan Gustina merupakan keluarga keenam yang terpilih mengikuti program Semata. Rabu (5/5/2021) mereka dikunjungi dan dijemput langsung oleh Wako Hendri Septa.

Wako datang didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Edi Hasymi, Kadinsos Afriadi, Kepala BKPSDM Arfian, Kabag Umum Bobby Firman, Kabag Prokompim Amrizal Rengganis, Camat Kototangah Junie Nursyamza dan Lurah Pasia Nan Tigo.

Sebuah rumah sangat sederhana, berdinding triplek terpampang di hadapan pemimpin kota Padang itu. Hanya satu ruangan saja tanpa sekat, berukuran 3 x 4 meter persegi.

Di ruangan seadanya itulah keluarga Riko dan Gustina bersama anak mereka, Natasha, 7 dan Anindhi, 5, melakukan aktivitas sehari-hari.

Gustina mengungkapkan, dirinya telah tinggal di tempat itu sejak tahun 2012 ketika baru menikah dengan Riko. Tahun 2020 pernah mengajukan permohonan bedah rumah melalui RW setempat, namun harapannya belum kunjung jadi kenyataan.

Baca Juga:  Puluhan Titik Saklar Ilegal di Pantai Padang Dibongkar

“Hari ini seperti mimpi, Pak Wali datang ke sini untuk memberikan bantuan bedah rumah kepada kami. Alhamdulillah, ini seperti menjadi jawaban dari doa kami selama ini,” ucapnya.

Gustina sangat menyadari, dengan pekerjaannya sebagai ibu rumah tangga dan suaminya yang seorang sopir berpenghasilan pas-pasan akan sangat sulit mewujudkan tempat tinggal yang layak bagi keluarga.

“Bisa punya tempat berteduh dari panas dan hujan saja sudah cukup, sekalipun tidur di sini, memasak juga di sini (di ruangan yang sama, red). Yang penting bisa makan sehari-hari dan anak-anak bisa sekolah,” ungkapnya.

Penuturannya tak ayal membuat sang wali kota terenyuh. Tidak berapa lama setelah meninjau kediaman Riko dan Gustina, Wako langsung mengajak keluarga tersebut bersiap dan menaiki kendaraan yang telah disiapkan untuk menjemput dan mengantarkan mereka ke Palanta Kota Padang.

Sesampainya di Palanta, Ny. Genny Hendri Septa menyambut hangat kedatangan mereka dan mengajak berkeliling sambil menjelaskan beberapa ruang dan fasilitas yang ada di Palanta.

“Sungguh kami tidak menyangka bisa berkunjung dan bermalam di rumah Pak Wali ini. Terima kasih kepada Pak Wali dan ibu. Semoga Pak Wali dan ibu diberikan kesehatan dan panjang umur oleh Allah SWT,” tuturnya dengan mata berbinar.

Sementara itu Wako Hendri Septa mengatakan, ini adalah kunjungan Semata yang keenam kalinya di bulan Ramadhan 1442 H.

“Semoga setiap keluarga yang terpilih mengikuti program Semata ini dapat menikmati bermalam di rumah yang sejatinya adalah milik mereka juga. Karena mereka adalah bagian dari warga kota Padang yang harus dilayani dengan baik,” ujarnya.(rls/hms)