7 Ribu APD dan 35 Ribu Masker Bantuan Gugus Tugas Tiba di Padang

Wagub Sumbar Nasrul Abit bersama Danrem Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo dan Ketua Gugus Tugas Covid-19 Sumbar Erman Rahman saat menjemput APD dan masker bantuan Gugus Tugas Covid-19 Pusat di Lanud Padang. (Foto: Humasprov)

Sebanyak 7 ribu alat pelindung diri (APD) dan 35 ribu masker bantuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 telah diterima pemprov bersama pimpinan rumah sakit di Sumbar, Selasa (7/4) di Pangkalan Udara (Lanud) Sutan Sjahrir Padang.

Kedatangan bantuan tersebut disambut Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit bersama Komandan Korem 032/Wirabraja Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo dan Ketua Gugus Tugas Covid-19 Sumbar/ Kalaksa BPBD, Erman Rahman.

Nasrul Abit bersyukur dengan adanya bantuan dari BNPB tersebut. Apalagi APD sangat dibutuhkan tenaga medis dalam percepatan penanganan Covid-19 di Sumbar.

“Kebutuhan kita akan APD selama ini masih sangat tinggi. Sementara ketersediaannya terbatas,” ujarnya didampingi Erman Rahman.

Bantuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pusat yang dipimpin Doni Monardo itu, dikirim langsung dari Lanud Halim Perdanakusumah Jakarta menggunakan Pesawat Hercules TNI dan pukul 14.00 WIB tiba di Pangkalan Udara Sutan Sjahrir Padang.

“Hari ini bantuan APD kita terima, dan langsung didistribusikan secara proporsional untuk rumah sakit daerah di 19 kabupaten dan kota, termasuk rumah sakit rujukan sesuai kebutuhan,” kata Nasrul Abit.

Menurut mantan Bupati Pessel itu, dengan adanya kelengkapan APD ini diharapkan bisa membantu petugas kesehatan yang berada di garda terdepan dalam penanganan Covid-19.

“Insya Allah bisa membantu petugas-petugas kita yang saat ini berada di garda terdepan. Karena mereka lah yang bertugas agar Covid-19 tidak tertular lebih banyak lagi ke masyarakat. Salah satu tantangannya bagaimana memastikan para petugas yang bekerja tidak terpapar Covid-19,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Sumbar Irwan mengeluarkan instruksi Nomor: 360/013/COVID-19-SBR/IV-2020 tentang penggunaan masker.

Kepala Biro Humas Setprov Sumbar, Jasman menyebutkan, Instruksi Gubernur tertanggal 6 April 2020 itu sebagai tindaklanjut arahan Presiden Joko Widodo dan Ketua Gugus Tugas Nasional Covid-19 Doni Monardo.

“Instruksi tersebut juga sudah ditindak lanjuti para bupati dan wali kota. Salah satu poin pentingnya, masyarakat di daerah agar melakukan gerakan masker untuk semua,” kata Jasman.

Masyarakat diwajibkan menggunakan masker berbahan kain tiga lapis ketika keluar rumah dengan tujuan sangat mendesak, seperti berobat, membeli bahan pangan atau lainnya yang sangat penting.

“Untuk masker kain agar dicuci dengan sabun atau deterjen setelah maksimal pemakaian empat jam dengan memastikan tangan bersih sebelum mengenakan masker,” tukasnya.(esg)