Ambil Swab Pedagang, Pasar Raya Padang dan Pasar Bandabuek Ditutup

Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Endrizal. (Foto: Dok. Diskominfo)

Dinas Perdagangan Kota Padang akan kembali menutup sementara fase I sampai VI Pasar Raya Padang dan Pasar Bandabuek, sebagai upaya memutus rantai penularan virus korona (Covid-19).

Penutupan sementara tahap kedua ini dilakukan karena akan dilakukan pengambilan sampel swab mulut dan tenggorokan 1.100 pedagang di dua pasar itu.

Sampel swap itu kemudian diperiksa di Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Endrizal mengatakan penutupan Pasar Raya Padang fase I sampai VI dilakukan pada hari Senin (11/5/2020) mendatang.

Hal itu dilakukan karena akan dilakukan pengambilan swab 1.000 pedagang. Setelah ditemukannya sekitar 44 orang positif terinfeksi Covid-19 di kluster pasar terbesar di Padang itu.

“Rencananya memang kita kembali menutup sementara kawasan fase I sampai VI Pasar Raya Padang pada Senin depan. Saat ini sosialisasi dulu,” jelasnya.

Menurut Endrizal, tidak hanya akan kawasan Pasar Raya Padang, pihaknya juga akan menutup sementara Pasar Bandabuek, di Kecamatan Lubukkilangan pada Jumat (8/5/2020), pekan ini.

Pasar Bandabuek juga ditutup sementara karena ditemukan kasus positif Covid-19 di pasar tersebut. Disdag telah mendata 100 pedagang yang ditengarai pernah berkontak dengan pasien positif.

“Jadi untuk Pasar Bandabuek kita tutup Jumat, besok (8/5/2020). Ini langkah cepat memutus rantai penularan virus Covid-19 di sana,” katanya.

Setelah sampel swab seluruh pedagang diambil dan diperiksa, kata Endrizal, baru pasar kembali dibuka.

“Jika ada pedagang yang dinyatakan negatif, maka boleh kembali berjualan dengan membawa surat kesehatan dari Dinkes Kota Padang,” tukasnya.(esg)