Sejak Merebaknya Covid-19, Sampah Berkurang 100 Ton Sehari

Jumlah volume sampah yang dihasilkan oleh masyarakat Kota Padang mengalami penurunan sejak merebaknya virus korona (Covid-19) di Kota Padang.

Penurunan jumlah sampah tersebut disebabkan lantaran berkurangnya aktivitas masyarakat di luar rumah dan pusat-pusat keramaian sehingga sampah yang dihasilkan oleh masyarakat menjadi berkurang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang, Mairizon kepada Padang Ekspres, Selasa (7/4) membenarkan terjadinya penurunan jumlah volume sampah yang dihasilkan oleh masyarakat Kota Padang sejak merebaknya Covid-19.

Penurunan jumlah volume sampah di Kota Padang juga dipengaruhi oleh kebijakan Pemko Padang mengimbau masyarakat Kota Padang menjauhi keramaian dan tidak keluar rumah.

“Jika dibandingkan dengan sebelum merebaknya Covid-19 di Kota Padang, memang terjadi penurunan yang cukup signifikan bahkan perbandingannya sekitar 100 ton sampah,” jelasnya.

Mairizon mengungkapkan, jumlah penurunan volume sampah yang terjadi di Kota Padang terbukti jika dilihat dari jumlah per hari volume sampah pada bulan Maret 2020 rata-rata jumlah sampah mencapai 400 ton.

Sementara minggu awal bulan April ini saja rata-rata sampah yang dihasilkan oleh masyarakat Kota Padang yaitu berkisar antara 383,3 ton sampai dengan 374,3 ton sampah.

Lebih lanjut Mairizon mengatakan, jika dilihat berdasarkan data per hari, tercatat 24 Maret sampai 31 Maret 2020 ada 458 ton sampai 435,1 ton sampah per hari.

Rinciannya 24 Maret 458 ton, 25 Maret 437,7 ton, 26 Maret 432,7 ton, 27 Maret 411,6 ton, 28 Maret 442,2 ton, 29 Maret 413 ton, 30 Maret 411 ton, dan 31 Maret sebanyak 435 ton.

Sementara untuk bulan April 2020, pada 1 April ada 401 ton sampah, 2 April 419 ton, 3 April 396 ton, 4 April 413 ton, 5 April 383 ton, dan 6 April 2020 sebanyak 374 ton sampah.

Mairizon mengungkapkan, seluruh sampah-sampah yang dikumpulkan dari rumah-rumah masyarakat, pasar, dan pusat keramaian dibawa ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Airdingin Kecamatan Kototangah untuk dilakukan pemilahan.

Mairizon juga berharap, penurunan jumlah volume sampah yang dihasilkan oleh masyarakat Kota Padang akan terus berlanjut meskipun nanti Covid-19 ini berakhir.

“Ya, mudah-mudahan saja penurunan ini terus berlanjut di masa depan sehingga permasalahan sampah khususnya sampah plastik di Kota Padang berkurang dari waktu ke waktu,” harapnya. (*)