Pendatang Diminta tak Masuk Padang

Wali Kota Padang Mahyeldi memaparkan perkembangan kasus Covid-19 di Kota Padang, Rabu (6/5). (IST)

Semua kecamatan di Kota Padang akhirnya terpapar kasus Covid-19. Hal itu setelah ditemukan satu kasus positif Covid-19 di Kecamatan Bungus Teluk Kabung pada Rabu (6/5/2020).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Ferimulyani saat dikonfirmasi Padang Ekspres membenarkan 11 kecamatan di Kota Padang sudah terpapar Covid-19.

Kasus pertama pasien positif Covid-19 di Kecamatan Bungtekab berjumlah satu orang yang merupakan warga Kelurahan Bungus Barat Kecamatan Bungtekab Padang.

“Dengan adanya kasus tersebut, maka 11 kecamatan di Kota Padang sudah ditemukan kasus positif Covid-19,” kata Ferimulyani, kemarin.

Dia menjelaskan, satu pasien positif Covid-19 asal Kecamatan Bungtekab tersebut adalah orang yang sebelumnya berstatus sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP). Saat ini, Dinkes Kota Padang tengah merujuk pasien ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rasidin Padang.

Sementara itu, pihaknya kembali mengonfirmasi penambahan kasus pasien positif korona sebanyak dua kasus, Kamis (7/5). Dengan adanya penambahan dua pasien positif Covid-19 tersebut, maka total kasus positif Covid-19 di Kota Padang saat ini berjumlah sebanyak 139 kasus.

Dua pasien positif Covid-19 tersebut berasal dari dua kelurahan yaitu Bungopasang, Kecamatan Kototangah dan Kuraopagang, Kecamatan Nanggalo.  Satu dari dua kasus positif Covid-19 itu merupakan hasil tracking yang dilakukan oleh Dinkes kota Padang dari klaster penularan Pasar Raya Padang.

“Satu dari dua kasus positif Covid-19 baru ini berasal dari klaster penularan Pasar Raya Padang. Memang saat ini kita terus berusaha memutus rantai penularan di sana,” ungkapnya.

Dari 11 kecamatan di Kota Padang, Kecamatan Padang Timur merupakan kecamatan paling banyak ditemukan kasus positif Covid-19 yakni sebanyak 37 kasus. Kemudian disusul Kecamatan Lubukbegalung 23 kasus, Kototangah 19 kasus, Kuranji 18 kasus, Pauh 12 kasus, Padang Selatan 9 kasus, Padang Utara 7 kasus, Padang Barat 6 kasus, Lubukkilangan 4 kasus. Nanggalo 3 kasus dan Bungtekab 1 kasus.

Terpisah, Wali Kota Padang Mahyeldi berharap, ke depan tidak ada lagi orang yang datang ke Padang. Untuk mengantisipasi itu, pihaknya telah menginstruksikan kepada semua pihak terkait khususnya petugas di posko perbatasan agar memperketat pengawasan dan pemeriksaan terhadap setiap orang yang ingin masuk ke Kota Padang. “Orang-orang yang ingin masuk ke Kota Padang tanpa jelas tujuannya maka tidak diperbolehkan masuk,” tegas Mahyeldi.

Sementara itu, berdasarkan data terkini perkembangan kasus Covid-19 di Kota Padang melalui website dinkes.padang.go.id tercatat ada sebanyak 139 kasus positif Covid-19, pasien sembuh sebanyak 27 orang dan 13 orang meninggal dunia.

Kemudian, jumlah Pelaku Perjalanan Daerah Terjangkit (PPT) di Kota Padang ada sebanyak 2306 orang dengan rincian empat orang baru dipantau dan 132 orang selesai dipantau. Lalu jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 29 orang.

Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) di Kota Padang tercatat sebanyak 356 orang dan jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah sebanyak 116 orang. (a/i)