Ayo Bergabung! Relawan Minang Bersatu Buka Posko Penanganan Covid-19

33

Posko Bantuan Penanganan Covid-19 Relawan Minang Bersatu yang berlokasi di Gunung Pangilun, Padang

Penanganan untuk menghentikan penyebaran Covid-19 di Indonesia semakin membutuhkan sinergitas semua kalangan; pemerintah bersama masyarakat harus bersatu dan saling mendukung. Tanpa sinergitas sangat sulit menekan berkembangnya Covid-19.

Provinsi Sumatera Barat tidak terlepas dari persoalan semakin menyebarnya Covid-19, data terakhir menunjukkan Sumbar menjadi zona merah yang artinya kasus positif Covid-19 semakin meningkat.

Melihat fenomena yang semakin mengkhawatirkan tersebut, Relawan Minang Bersatu membuat gebrakan dengan mendirikan Posko Bantuan Penanganan Covid-19 dengan tagar #bersama untuk warga* yang dilaunching di Posko yang berada di kawasan Gunung Pangilun, Kota Padang hari ini (8/7).


Ketua Relawan Minang Bersatu, Baskoro, mengatakan, pendirian Posko tersebut bertujuan untuk melawan Covid-19 yang sedemikian masif.

“Melihat perkembangan di Pulau Jawa dan Bali setelah ditetapkan PPKM, tidak menutup kemungkinan paparan Covid-19 juga akan menyerang di Sumatera Barat seperti yang di Pulau Jawa. Oleh karena itu, Saya sebagai Ketua Posko Relawan tergerak untuk membangkitkan kebersamaan masyarakat di Sumatera Barat dalam rangka melawan Covid,” ungkapnya.

Keberadaan Posko Bantuan Penanganan Covid-19 setidaknya bertujuan untuk dua esensi mendasar.

Baca Juga:  Padang Sembelih 7.580 Hewan Kurban, Ditemukan Cacing di Hati 10 Sapi

“Yang pertama, meningkatkan kembali 3T yakni tracing, testing, dan treatment. Yang kedua, memasifkan vaksin sesuai arahan pemerintah pusat, khususnya Presiden Jokowi dimana ada target jumlah vaksinasi yang harus dicapai yakni 1 juta vaksin per hari,” lanjut Baskoro.

Terkait dengan 3T, pihaknya menilai hal tersebut merupakan hal yang utama. “Kita harus kembali menumbuhkembangkan kesadaran masyarakat di seluruh Sumbar baik di kota maupun kabupaten memasifkan kembali 3T. Mulai dari testing, tracing dan treatment. Selain, juga memasifkan vaksin secara keseluruhan.” urainya.

Selain itu, pihaknya juga akan mendorong di Forkopimda provinsi maupun kabupaten/kota untuk melakukan atau menerapkan PPKM sesuai porsi kewilayahan.

“Harapan ke depan penyebaran Covid-19 dapat ditumpas secara bersama. Adanya Posko, masyarakat bisa menyampaikan pengaduan dengan cepat sehingga dapat diambil langkah cepat tanggap. Setiap hari anggota Posko siap menerima pengaduan dari masyarakat”.

Terkait dengan relawan, pihaknya menjelaskan bahwa relawan telah disiapkan, mereka telah dilatih. Tetapi, perkembangan ke depan pihaknya akan mengakomodir apabila ada relawan dari ormas-ormas atau lembaga lain yang bisa bekerjasama. (*)