Padang Masih Level 2, PPKM Level 3 Saat Nataru Batal

48
Pj Sekko Padang Arfian.(NET)

Rencana penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan (PPKM) Level 3 di seluruh Indonesia saat Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) batal dilaksanakan.

Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves), Luhut Binsar Pandjaitan melalui keterangan tertulis, kemarin (7/12).

Untuk saat ini hingga tanggal 23 Desember 2021 mendatang, status Kota Padang masih berada di PPKM Level 2. Pada saat Nataru nantinya status level PPKM di seluruh daerah di Indonesia disesuaikan dengan asesmen situasi pandemi yang berlaku di daerah tersebut.

Pj Sekretaris Kota (Sekko) Padang, Arfian kepada Padang Ekspres mengakui penerapan PPKM Level 3 pada saat Nataru dibatalkan. “Kami baru mendapatkan informasi soal pembatalan itu, tentu kami mengikuti keputusan dari Pemerintah Pusat,” jelasnya.

Dijelaskan, status level PPKM Kota Padang yang saat ini berada di level 2 diperpanjang sampai tanggal 23 Desember. Keputusan tersebut tertuang dalam instruksi Mendagri No. 65 Tahun 2021 yang ditandatangani oleh Mendagri, Tito Karnavian pada Selasa 6 Desember lalu.

“Pastinya dengan keputusan tersebut segala aturan tentang aktivitas masyarakat yang sudah dilaksanakan sebelumnya akan diperpanjang juga sesuai arahan Pemerintah Pusat,” kata Arfian.

Sementara itu, terkait status level PPKM di Kota Padang yang masih berada di level 2 padahal capaian vaksinasi Covid-19 sudah melebihi 70 persen, Arfian mengungkapkan, salah satu penyebabnya adalah belum terpenuhi satu dari 8 indikator penurunan level tersebut.

Indikator yang belum terpenuhi itu adalah capaian vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat lanjut usia (lansia) di Kota Padang. Untuk bisa turun ke level 1 PPKM, capaian vaksinasi lansia di suatu daerah harus melebihi 50 persen.

Saat ini ia menyebutkan, capaian vaksinasi Covid-19 bagi lansia di Kota Padang masih sebesar 20 persen. Maka dari itu, selain fokus dalam percepatan vaksinasi bagi masyarakat umum, pihaknya juga menargetkan capaian vaksinasi bagi lansia juga meningkat di akhir tahun 2021.

Baca Juga:  Bangun Workshop Alat Berat, BPVP Padang Gelar FGD Pertambangan

“Untuk capaian vaksinasi Covid-19 umum sudah lebih 70 persen, nah yang lansia tinggal 30 persen lagi dari standar penurunan level, itu yang kami coba fokuskan,” ujarnya.

Seperti diketahui, rencana pelaksanaan PPKM Level 3 di seluruh daerah di Indonesia pada momen Nataru batal dilaksanakan. Langkah itu diambil karena Indonesia sudah siap menghadapi musim libur akhir tahun. Kondisi itu bisa dilihat dari jumlah tes dan telusur yang lebih tinggi dari tahun lalu.

Menkomarves, Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan, kebijakan itu juga didukung oleh vaksinasi Covid-19 dosis pertama di pulau Jawa dan Bali yang sudah mencapai 76 persen dan vaksinansi Covid-19 dosis kedua telah mendekati 56 persen.

Namun, pemerintah tetap akan menerapkan sejumlah pembatasan. Pemerintah melarang kegiatan perayaan Tahun Baru di seluruh pusat keramaian. Pusat perbelanjaan, bioskop, restoran boleh buka maksimal 75 persen.

“Untuk acara sosial budaya, kerumunan masyarakat yang diizinkan berjumlah maksimal 50 orang. Disiplin penggunaan Pedulilindungi harus ditegakkan,” ujarnya.

Arfian juga mengimbau agar masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan dengan memakai masker, menjagar jarak, mencuci tangan pakai sabun, menjauhi kerumuman serta melakukan vaksinasi bagi masyarakat yang belum divaksin.

Sejumlah pelaku usaha menyambut gembira pembatalan PPKM Level 3 saat Nataru. Pasalnya, saat ini dunia usaha mulai menggeliat lagi pasca PPKM Level 4.

Asneli, salah satu pemilik usahan rumah makan di Padang mengaku, saat ini omzetnya mulai stabil lagi. “Orderan seperti catering untuk acara kantor dan pesta mulai normal lagi,” ujarnya. (adt/eri/eni)