Rustian Terpilih Jadi Ketua IKA Unand

673
BERI SELAMAT: Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy, memberi ucapan selamat kepada Rustian usai terpilih jadi Ketum IKA Unand masa bakti 2021-2025.(SY RIDWAN/PADEK)

Rustian yang diusung Fakultas Farmasi Universitas Andalas (Unand) menjadi Ketua Ikatan Alumni Unand masa bakti 2021-2025, menang dari lima calon kandidat ketua IKA Unand lainnya secara voting, Sabtu, (7/8) di Hotel Truntum Padang.

Pemiliham calon ketua IKA Unand kali ini, dilakukan secara daring dan luring terbatas.
Kemenangan Rustian yang juga menjabat Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat BNPB ini telah terlihat pada saat panitia Kongres IV IKA Unand menghitung hasil voting secara offline.

“Tahun ini, Rustian terpilih sebagai Ketua IKA Unand Tahun 2021-2025 yang dilakukan oleh voting dari 35 pemilik suara. Pemilihan dilakukan secara online dan offline,” sebut Ketua Streering Committe (SC) Yul Akhyari Sastra.

Pemilih suara secara offline dilakukan saat Kongres IV IKA Unand berlangsung. Untuk offline ada 13 pemilik suara melakukan pemilihan. “13 pemilih langsung atau offline. Namun, sisinya ada dilakukan secara online sebanyak 22 pemilik suara dari berbagai daerah,” katanya.

Pada penghitungan secara suara offline, Rustian unggul satu pemilih atas Surya Tri Harto sebanyak enam pemilih. Kemudian disusul oleh Deny Azany B Latief dan Imelda Sari dengan masing-masing satu suara.

Kemudian pada perhitungan suara secara online, Rustian kembali unggul dengan mendapatkan suara sebanyak 11 pemilih, lalu disusul oleh Surya Tri Harto dengan sembilan suara pemilih.

Dengan hasil tersebut, Rustian menang atas calon yang lain dengan total pemilih, baik secara offline dan online sebanyak 17 pemilih suara, kemudian Surya Tri Harto dengan 14 suara pemilih dan Deny Azany B Latief serta Imelda Sari sama-sama mendapatkan dua pemilih suara, lalu Khairul Ikhwan dan Suharman Noerman sama-sama tidak ada pemilih.
Dari pantauan Padang Ekspres di lokasi Kongres IV IKA Unand 2021 berjalan alot.

Baca Juga:  Pengecoran Jalan Bukit Aua Limau Manis Buka Wisata Agro Puncak Talao

“Pemilihan pada kali ini dengan sistem yang kita buat dengan banyak memunculkan banyak calon, tentu banyak pula dukungan dan kepentingan-kepentingan,” kata Yul kepada wartawan.

Ia menegaskan kepentingan tersebut bukan kepentingan politik dan lain-lainya, tapi kepentingan fakultas masing-masing atau kepentingan daerah atau lainnya. “Ya wajar ajarlah, namanya aja berkongres pasti berjalan alot. Salah satu contoh, pada saat kita membahas tata tertib pembahasan memakan waktu sekitar satu setengah jam, seharusnya bisa berjalan cepat,” ungkapnya.

Yul menyebutkan ini adalah dinamika kongres yang saya pikir cukup demokratis yang mengahasilkan pemimpin yang barang kali lebih untuk masa yang akan datang. “Saya berharap dengan ketua yang terpilih dengan formatur yang baru juga dipilih, bisa ber iya ber tidak untuk menghimpun dan menyatukan, sehingga nanti terpilih pengurus-pengurus mampu mengangkat nama IKA Unand ini dimasa yang akan datang,” ujarnya.

Sementara itu Ketua IKA Unand terpilih Rustian menyebut pada saat misi ia menyampaikan tiga program, yakni jangka pendek, menengah dan panjang. “Jangka pendek itu pada tahun pertama jangka menengah pada tahun pertama hingga tahun kedua, lalu jangka panjang dari tahun pertama hingga akhir masa jabatan saya,” ungkap alumni Unand 1990 ini.

Ia menjelaskan, jangka pendek ini, ia berkonsolidasikan dengan 15 fakultas dengan menyamakan frekuensinya. “Insya Allah kalau sudah sama, nanti kita akan struktur baru yang akan kita susun segera bersama,” tukas Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat BNPB ini.(rid)