Gelar Aksi Lanjutan, Muda-mudi Ini Dirikan “Posko Medis DPR Sakit” 

32

Sekelompok pemuda dan pemudi berpakaian serba hitam, berkumpul di tengah Jalan Khatib Sulaiman, tepatnya di depan Kantor Pos dan DPRD Provinsi Sumbar, sejak Jumat sore (9/10/2020).

Aksi puluhan generasi muda ini, berlangsung hingga malam hari dan langsung dikawal polisi lalu lintas yang memblokir salah satu ruas jalan, dan mengalihkan kendaraan di persimpangan jalan menuju ke Jalan Jhoni Anwar.

Tidak ada orasi, tidak ada teriakan yel-yel seperti hiruk pikuknya aksi demonstrasi sebelumnya yang menolak UU Cipta Kerja di lokasi yang sama. Puluhan remaja berbaju hitam tersebut mendirikan terpal di taman trotoar jalan dan spanduk bertuliskan “Posko Medis DPR Sakit”.

Sesaat dua hingga tiga orang dari mereka maju ke depan membawa ban. Seorang dari mereka yang membawa payung hitam bertuliskan “Aksi Kamisan Padang” menyalakan api dan membakar sampah gelas mineral bekas yang dikumpulkan dalam plastik hitam besar yang mereka bawa, untuk bahan membakar ban yang telah mereka sediakan.

Api membakar ban menyala membesar. Asap hitam mulai membumbung tinggi. Api yang membesar menjadi perhatian pengendara yang berhenti di persimpangan. Macet pun tak terhindarkan.

Baca Juga:  Langgar Prokes, 840 Warga Disanksi

Puluhan generasi muda ini yang tidak hanya kaum pria saja tetapi juga ada remaja perempuan itu, duduk di jalan serentak. Mereka lalu terdiam dan termenung.

“Sudah malam masih ada demo ya. Kok pakai baju hitam-hitam. Dari kelompok mana tu? Ada api. Bakar ban. Rusuh ya demo nya? Ayo menghindar,” ujar Rina, salah seorang pengendara bermotor yang lewat.

Aksi Kamisan merupakan sebuah aksi yang memperjuangkan keadilan terhadap korban pelanggaran Hak Asasi Manusia yang ada di Indonesia. Hingga malam ini, massa masih bertahan di ruas Jalan Khatib Sulaiman. (hsn)