Ingatkan Pemilik Warung Jangan Putar Musik Keras, Bidan Disiram Air Panas

16

Hidup bertetangga mesti memiliki tenggang rasa. Kalau tidak, bisa berujung petaka. Seorang bidan berinisial SW, 31, menjadi korban penyiraman air panas oleh pemilik warung di Jalan Baringin, Kecamatan Kototangah, Selasa (7/12) malam.

Insiden itu terjadi ketika korban menegur pelaku yang tengah berkaraoke dengan volume kencang. Sehingga menimbulkan kebisingan di sekitar lokasi, termasuk klinik sang bidan yang baru saja membantu persalinan.

Suami korban D, 34, saat mendampingi SW melapor ke Polsek Kototangah, Rabu (8/12) menjelaskan, siang hari sebelum insiden itu ada bayi yang lahir. SW telah mengingatkan kepada pemilik warung agar tidak menggelar karaoke.

Bahkan, peringatan itu juga telah disampaikan ke RT setempat namun tidak digubris oleh pelaku. Karaoke-an tetap berlangsung pada malam hari.

Tidak hanya mengganggu kenyamanan di sekitar lokasi, volume musik yang kencang juga mengakibatkan bayi yang baru lahir di klinik korban terus menangis dan orangtuanya risih.

Korban akhirnya kembali mengingatkan pelaku agar memelankan volume musik di warungnya, namun tetap tidak diindahkan.

Baca Juga:  Sumbar Tuan Rumah Munas Ke-7 Gebu Minang

“Istri saya kembali menemui pemilik warung untuk menegur, saat itu karena suara musik cukup keras maka istri saya sedikit mendorong speaker hingga miring,”jelasnya.

Pemilik warung yang diketahui masih memiliki hubungan kerabat dengan korban langsung marah dan langsung menyiramkan air panas dari cangkir yang sedang digenggam.

Air panas itu mengenai bagian telinga, tangan, dan bahu korban hingga mengakibatkan kulit korban melepuh. Korban sempat dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Tidak terima dengan kejadian tersebut, akhirnya korban bersama suami membuat laporan ke Polsek Kototangah, Rabu (8/12).

Sementara Kapolsek Kototangah AKP Afrino mengatakan pihaknya telah menerima laporan dari korban dan segera menindaklanjutinya. “Laporan dari korban segera kami tindaklanjuti dengan memburu pelaku, identitas pelaku sudah kami kantongi,” kata Afrino. (idr)