3 Murid SD 20 Indarung Positif Covid-19, Kasus Covid-19 Kembali Naik

8
PUTUS MATA RANTAI: Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Padang melakukan penyemprotan disinfektan di SD 20 Indarung, kemarin.(IST)

Satu lagi sekolah di Kota Padang ditutup karena muridnya terpapar Covid-19. Adalah SD 20 Indarung Padang, dimana tiga orang muridnya terkonfirmasi Covid-19.

Sebelumnya 9 murid dan 6 guru di SDN 24 Ujunggurun positif terpapar virus korona. “Iya, sekolah ditutup sementara karena 3 murid kita positif Covid-19,” ujar Kepala SD 20 Indarung, Syafrian Efendi, kemarin.

Ia menjelaskan, kasus positif terhadap murid tersebut diperoleh dari pihak Puskemas. Hal ini diketahui dari hasil swab anak tersebut. “Kami mendapat laporan dari pihak Puskesmas bahwa ada seorang anak dari SD kami yang terpapar Covid-19 berdasarkan hasil swab yang telah dilakukan oleh pihak Puskesmas,” ucapnya.

Lebih lanjut dikatakan, sang anak memeriksakan diri ke Puskesmas lantaran merasakan gejala demam dan sempat tidak mengikuti pelajaran pada hari Senin hingga Rabu. Kemudian ia melaksanakan swab pada hari Kamis, lalu hasil dinyatakan positif Covid-19 pada hari Jumat.

“Berdasarkan kejadian tersebut, pihak Puskesmas melakukan swab massal untuk siswa kelas 6 yang sekelas dengan anak tersebut. Berdasarkan hasil swab, diketahui jumlah siswa yang positif Covid-19 bertambah 2 orang,” jelasnya.

Saat ini, hingga 5 hari ke depan pembelajaran di sekolah dialihkan secara daring. Baik itu siswa kelas 1 hingga kelas 6 SD. Ini mengantisipasi kekhawatiran akan penyebaran Covid-19 yang lebih luas lagi.

Ia menambahkan, untuk mencegah penyebaran Covid-19, BPBD Padang melakukan penyemprotan disinfektan di sekolah. Penyemprotan disinfektan ini diharapkan dapat memutus penyebaran Covid-19.

Ia berharap Covid-19 bisa segera berakhir dan seluruh anak-anak yang terpapar dapat sembuh sehingga dapat melaksanakan tatap muka kembali.

Baca Juga:  Agus Suardi Bakal Dipanggil Paksa Jika Mangkir Lagi

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Padang, Barlius menyebutkan, penyemprotan telah dilakukan 2 kali dalam minggu ini. Penyemprotan pertama dilakukan di SD 24 Ujunggurun dan kedua di SD 20 Indarung.

Kembali Melonjak

Kasus positif Covid-19 kembali mengalami lonjakan sejak dua hari terakhir. Tercatat pada hari Selasa (8/2) terdapat 98 kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19, sedangkan kemarin (9/2) 26 kasus.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Barlius kepada Padang Ekspres membenarkan terjadinya lonjakan kasus positif Covid-19 di Kota Padang.

Lonjakan kasus positif Covid-19 tersebut disebabkan karena masifnya tracing dan tracking yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang terhadap orang yang memiliki kontak erat dengan pasien positif sebelumnya.

Meskipun kasus positif Covid-19 meningkat, Pemko Padang belum berencana untuk membuka kembali tempat karantina di Rumah Nelayan Lubukbuaya, Kecamatan Kototangah.

Pasalnya, kasus positif Covid-19 yang terjadi selama dua hari terakhir ini didominasi oleh pasien yang tidak memiliki gejala sampai gejala ringan.

“Jadi mayoritas pasien melakukan isoman di rumah masing-masing. Selain itu juga ada fasilitas karantina di Asrama Haji Tabing Padang yang masih menampung pasien positif Covid-19,” jelas Barlius.

Ia juga tidak henti-hentinya mengimbau kepada masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Selain itu percepatan vaksinasi juga menjadi bagian penting untuk mengendalikan kasus positif. (cr5/adt)