Petugas Babinkamtibmas Edukasi Orangtua, Murid SD Antusias Ikut Vaksinasi

141

Untuk meningkatkan capaian vaksinasi anak usia 6-11 tahun, pihak kepolisian bersama kepala sekolah terus melakukan sosialisasi, edukasi dan pendampingan di sekolah-sekolah.

Seperti terlihat di SD 08 Kelurahan Surau Gadang, Nanggalo, Padang. Para murid secara bergiliran divaksinasi oleh tenaga vaksinator. Sementara para guru dan Bhabinkhamtibmas ikut memantau dan menghibur anak-anak yang ikut vaksinasi. Orangtua yang mendampingi anak-anaknya juga diberikan informasi terkait manfaat vaksinasi.

Petugas Babinkamtibmas Surau Gadang Aipda Hendri Hartono SH ketika ditemui mengatakan, kegiatan vaksinasi di SDN 08 Surau Gadang tersebut terlaksana berkat kerja sama Polsek Nanggalo yang dipimpin AKP Suyanto dengan seluruh kepala sekolah di kecamatan itu.

“Tiap hari, kita terus memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar bersedia ikut vaksinasi. Apalagi sekarang di Kota Padang sudah banyak murid SD yang terpapar Covid-19 varian Probable Omicron,” ujar Hendri.

Saat memantau vaksinasi, polisi yang pernah bertugas di Polsek Padang Barat ini, terlihat bersama Kepala SD 08 Surau Gadang Raudhati dan petugas dari Puskesmas Nanggalo Yanti dan Lidia.

Berkat edukasi yang masif dilakukannya bersama Tim Polsek Nanggalo, orangtua antusias mengajak anak-anaknya ikut vaksinasi. Buktinya, hingga siang ini saja, murid SDN 08 Surau Gadang yang telah divaksinasi mencapai 114 orang.

Dari pemantauannya di sekolah tersebut, orangtua sudah banyak yang paham bahwa anak-anak kita juga berpotensi terpapar virus Covid-19 dalam keseharian mereka. Para orangtua juga dapat informasi kalau sewaktu-waktu ada yang terinfeksi, kondisi anaknya tidak separah anak yang belum divaksin.

“Kita tidak ingin murid SD yang positif Covid-19 terus bertambah di Kota Padang karena nantinya akan berdampak pada terganggunya proses belajar mengajar anak-anak kita yang sudah lama belajar daring. Maka, kita sosialisasi terus dengan bertemu tokoh masyarakat, RW dan RT untuk bersama-sama mengajak warga atau para orangtua membawa anaknya vaksinasi,” jelasnya.

Saat turun ke lapangan, kata Hendri, ketika orangtua dijelaskan manfaat vaksinasi umumnya setuju anaknya divaksinasi. Namun, sebagian memang ada yang anaknya masih khawatir dan menangis karena takut disuntik.

Baca Juga:  Kuasa Hukum Agus Suardi Mundur, Putri: Tak Sesuai Hati Nurani Saya

“Setelah dibujuk dan beri penjelasan bahwa suntikan vaksinasi itu tidak sakit serta manfaatnya besar bagi imun tubuh, anak-anak bersedia divaksin. Sebagian lagi, ada orangtua yang telanjur mendapatkan info-info hoaks terkait vaksin. Nah, ini yang kita beri edukasi baik-baik, jelaskan informasi valid seputar vaksinasi bersumber dari Kementerian Kesehatan,” ujar polisi berlatar belakang Reskrim yang humanis dan dekat dengan tokoh masyarakat Nanggalo ini.

Kasus Baru di Padang

Sebelumnya diberitakan, setelah 16 murid SD dan guru terkonfirmasi positif Covid-19 di SD 23 dan SDN 24 Ujung Gurun, Kecamatan Padang Barat, pada Rabu (9/2/2022) malam Dinas Pendidikan mengungkapkan temuan kasus baru berdasarkan informasi Dinas Kesehatan.

Kali ini, sebanyak sembilan murid SDN 20 Lubukkilangan dinyatakan positif Covid-19 probable varian Omicron. Kasus probable varian Omicron yaitu kasus konfirmasi Covid-19 yang hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan positif S-Gene Target Failure (SGTF) atau uji deteksi Single Nucleotide Polymorphism (SNP) berbasis Polymerase Chain Reaction (PCR) mengarah ke varian Omicron.

“Berdasarkan info yang kita terima dari Dinas Kesehatan Kota Padang, bertambah satu lagi sekolah di Kota Padang yang muridnya terpapar Covid-19. Sebanyak 9 orang dari SDN 20 Lubukkilangan, Kecamatan Lubukkilangan,” ungkap Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Habibul Fuadi, Rabu malam (9/2/2022).

Data Dinas Kesehatan Kota Padang per 9 Februari 2022, jumlah vaksinasi Covid-19 untuk dosis I sebanyak 94,73 persen, vaksin dosis II 62,22 persen dan vaksin  Booster sebanyak 2,43 persen. Sementara untuk vaksin lansia sebanyak 117,87 persen dan vaksin anak 6-11 tahun sebanyak  14,77 persen.

Sementara itu, berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Sumbar pada 9 Februari 2022, Kota Padang menempati peringkat teratas kasus terkonfirmasi positif Covid-19. “Dari 221 warga Sumbar terkonfirmasi positif Covid-19 hari ini, sebanyak 145 orang berasal dari Kota Padang. Jadi, ini perlu perhatian kita bersama bahwa vaksinasi itu sangat penting, begitu juga penerapan protokol kesehatan di manapun berada. Demi melindungi kita orang tua, anak-anak dan orang lain,” ungkap Jubir Pemko Padang Amrizal Rengganis.(esg)