18 Orang Positif, 9 Sembuh, 2 Meninggal 

31
Ilustrasi positif Covidp-19. (Foto: IST)

Sempat nihil, Kota Padang kembali mencatat adanya penambahan kasus positif terinfeksi virus korona (Covid-19) sebanyak 18 kasus. Dengan penambahan tersebut, total kasus positif Covid-19 di Kota Padang, kemarin (9/6/2020) mencapai 447 kasus.

Selain itu, sembilan warga yang terinfeksi positif Covid-19 juga dinyatakan sembuh setelah mendapat perawatan dan beberapa tes swab dengan hasil negatif. Total pasien sembuh menjadi 211 orang.

Di sisi lain, dua orang warga Padang yang terinfeksi positif Covid-19 juga dilaporkan meninggal dunia. Dua orang tersebut, antara lain pria, 69 tahun, warga Rawang, pekerjaan buruh dan wanita 64 tahun, warga Bandaolo, status ibu rumah tangga.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal melalui keterangan resmi yang diterima Padang Ekspres, kemarin (9/6/2020) mengatakan, penambahan kasus itu berdasarkan laporan dari pihak Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi FK Unand dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Bukittinggi.

“Dari 1328 spesimen diterima dan terperiksa dari berbagai rumah sakit se-Sumbar, terkonfirmasi tambahan warga Sumbar positif terinfeksi Covid-19 sebanyak 18 orang dan semuanya dari Kota Padang,” ungkap Jasman.

Jasman merinci, 18 warga Padang yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut antara lain wanita 28 tahun, warga Mataair diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pria 37 tahun, warga Pisang, pekerjaan Polri, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi BDK. Pria 41 tahun, warga Parupuktabing, pekerjaan Polri, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi BDK.

Wanita 16 tahun, warga Kuranji, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara. Pria 13 tahun, warga Kuranji, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Wanita 52 tahun, warga Koronggadang, pekerjaan tenaga kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara. Wanita 20 tahun, warga Kuranji, status mahasiswi, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Anak-anak, berjenis kelamin perempuan, usia 6 tahun, warga Piaitangah, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara. Wanita 59 tahun, warga Piaitangah, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kemudian wanita 40 tahun, warga Piaitangah, status ibu rumah tangga, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara. Wanita 11 tahun, warga Piaitangah, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Anak-anak, berjenis kelamin laki-laki, usia 9 tahun, warga Piaitangah, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara. Pria 45 tahun, warga Piaitangah, pekerjaan tukang ojek, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Wanita 35 tahun, warga Piaitangah, status ibu rumah tangga, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara. Wanita 16 tahun, warga Piaitangah, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Lalu wanita 13 tahun, warga Piaitangah, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara. Anak-anak, jenis kelamin perempuan, 5 tahun, warga Piai Tangah, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

“Bayi, jenis kelamin perempuan, usia 2 bulan, warga Piaitangah, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara. Pria 59 tahun, warga Pagambiran Ampalu, pekerjaan tukang servis, terinfeksi karena bekerja di Pasar Raya, penanganan dirawat di RSUP Dr M Djamil Padang,” beber Jasman.

Sementara itu, berdasarkan hasil penulusuran data di situs resmi Dinkes Kota Padang dinkes.padang.go.id, sembilan pasien positif Covid-19 asal Kota Padang yang dinyatakan sembuh yakni warga Kelurahan Sawahan, Ganting Parakgadang, Alai Parak Kopi, Ulakkarang Selatan, Kalumbuk, Paraklaweh, Batugadang, Padangpasir, dan Kelurahan Mataair.

Data per Selasa (9/6), total kasus positif Covid-19 di Kota Padang tercatat 447 kasus. Dengan rincian, dirawat 98 orang, isolasi di rumah 59, karantina 57 orang, meninggal 22 orang, dan sembuh 211 orang.

Sementara itu, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 362 orang. Dengan rincian, 45 orang dirawat, 50 orang isolasi mandiri, 212 negatif/sembuh/pulang, 43 kasus negatif dan 12 meninggal.

Orang Dalam Pengawasan (ODP) 894 orang, dengan rincian selesai pemantauan 839 orang dan isolasi mandiri 53 orang. Orang Tanpa Gejala (OTG) 128 orang dan pelaku perjalanan dari negara atau wilayah terjangkit dan dengan transmisi lokal (PPT) yang masih dalam pemantauan berjumlah 216 orang, selesai pemantauan 7255 orang. (i)