Puluhan Ha Sawah dan Kolam Ikan Kekeringan

Warga setempat menunjukkan lokasi longsor yang mengakibatkan aliran irigasi di bendungan Sawahlaweh jebol, kemarin. (Foto: IST)

Puluhan hektare sawah dan kolam ikan warga yang berada di RT 3, RW 6, Sawahlaweh Batang Kandih Kelurahan Balaigadang, Kecamatan Kototangah mengalami kekeringan.
Pasalnya, bendungan irigasi Sawahlaweh Batang Kandih Kelurahan Balaigadang jebol dihantam longsor.

Pantauan Padang Ekspres Selasa (9/6) terlihat sekitar 100 meter bendungan irigasi tersebut hanyut diterjang longsoran tanah. Saat ini upaya sementara yang dilakukan warga sekitar adalah mengalirkan air menggunakan paralon, namun upaya itu tidak optimal.
Warga mengaku sudah memberitahukan kejadian ini ke kelurahan setempat. Namun saat ini belum ada respons.

Petani ikan, Epi, 60, mengatakan, peristiwa ini terjadi sekitar sebulan yang lalu tepatnya pertengahan bulan puasa. Air tidak mengaliri kolam ikannya sehingga banyak ikan yang mati. “Kolam ikan tak berair karena irigasi jebol dihantam longsor. Saya ada sekitar 25 kolam, terpaksa saya panen lebih awal karena takut banyak ikan yang mati,” ujarnya.

Petani ikan lainnya Ridwan, 60, mengaku kolam ikan lelenya juga mengalami kekeringan akibat irigasi yang jebol. Ribuan ikan di kolamnya mati karena tidak ada air. “Tidak kolam kami saja yang kering, sumur kami pun kering karena air irigasi tersebut mengaliri sumur-sumur warga,” jelasnya.

Rustam, 55, petani padi mengatakan, sejak sebulan ini air yak lagi mengalir ke lahan sawahnya sehingga ia tidak bisa bercocok tanam. “Kami memohon kepada Pemko Padang, supaya irigasi yang jebol bisa diperbaiki secepatnya. Kalau dibiarkan berlarut-larut maka kehidupan ekonomi warga akan terganggu,” harapnya.

Lurah Balaigadang Yufrizal Maas mengatakan, kejadian tersebut sudah dilaporkan ke Dinas PUPR Kota Padang. “Mudah-mudahan laporan yang sudah kita kirim secepatnya direalisasikan. Kami berharap kepada warga supaya bersabar,” ujarnya. (err)