PPKM Diperpanjang sampai 23 Agustus, Padang Masih PPKM Level IV

44
Plh Sekretaris Daerah Padang Edi Hasymi.(NET)

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Kota Padang kembali diperpanjang untuk kesekian kalinya. Keputusan perpanjangan PPKM level 4 tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves), Luhut Binsar Pandjaitan, kemarin (9/8).

Bahkan khusus untuk kabupaten dan kota di luar pulau Jawa dan Bali, perpanjangan PPKM Level 4 diterapkan sampai 2 minggu ke depan atau sampai tanggal 23 Agustus 2021.
Kota Padang sendiri masuk dalam 45 kabupaten dan kota di luar pulau Jawa Bali yang penerapan PPKM Level 4 sampai tanggal 23 Agustus.

Plh Sekretaris Daerah (Sekko) Padang, Edi Hasymi membenarkan Kota Padang kembali akan memperpanjang penerapan PPKM Level 4 sampai tanggal 23 Agustus 2021 mendatang sesuai dengan keputusan Menkomarves.

“Ya, tadi baru dapat informasi untuk luar pulau Jawa Bali ada 45 kabupaten dan kota yang diperpanjang sampai 23 Agustus. Kota Padang termasuk salah satunya,” kata Edi Hasymi.

Dengan perpanjangan kembali PPKM Level 4 di Kota Padang, maka semua aturan yang berlaku terkait pembatasan aktivitas tetap dilanjutkan karena sampai saat ini level Kota Padang masih berada di Level 4.

Namun Edi mengungkapkan, untuk kepastian perpanjangan PPKM Level 4 di Kota Padang, pihaknya masih menunggu surat instruksi dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait mekanisme lebih lanjut.

“Biasanya untuk kepastian, kami masih menunggu surat instruksi dari Mendagri, jadi kemungkinan kepastian itu kami tunggu dulu,” ujar Edi.

Terpisah, Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan akan menindaklanjuti perpanjangan PPKM Level IV ini. Memang diakui, penerapan PPKM sangat berdampak besar terhadap perekonomian masyarakat. Para pelaku usaha sangat terpukul akibat diberlakukannya PPKM tersebut.

Baca Juga:  Petani di HKm Sikayan Balumuik Difasilitasi Pelatihan Budidaya Kopi

“Saya inginnya PPKM tidak lagi diperpanjang. Karena berdampak terhadap ekonomi masyarakat,” ujar Hendri Septa.

Meski begitu, Wako akan menindaklanjuti kebijakan tersebut agar penyebaran Covid-19 dapat ditekan. Untuk itu, Wako berharap masyarakat dapat melaksanakan protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan dan lainnya.

“Kita masih berada dalam pandemi Covid-19. Karena itu, jangan lupa prokesnya dijalankan. Selalu pakai masker kemana saja, mencuci tangan dan jauhi kerumunan,” imbau Wako.

Hendri Septa menambahkan, Pemko Padang akan duduk bersama dengan para pelaku usaha dari perwakilan PKL, kuliner restoran, kafe dan lainnya, akan mengupayakan memberikan keringanan.

“Artinya meskipun dengan kondisi PPKM Level 4 ini, kita akan mencoba berembuk bersama Forkopimda dan para stakeholder, bagaimana kalau seandainya kita izinkan berusaha dengan waktu yang mereka minta, tapi di sisi lain mereka harus menjaga prokes agar tidak terjadi penyebaran,” jelas Hendri Septa.

Jadi, di samping tetap fokus dalam penanganan Covid-19, Pemko Padang akan memperhatikan masyarakat yang terdampak secara ekonomi dengan mencarikan jalan untuk bagaimana mereka bisa berusaha dengan baik.

“Kita ingin bagaimana ekonomi ini berjalan, di sisi lain penyebaran Covid-19 dapat kita kendalikan,” sebut Wako. (adt/eri)