Pengendali 55 Kg Ganja dari Lapas Diisolasi

19
Ilustrasi ganja.(NET)

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Muaro Padang telah mengisolasi narapidana berinisial AS ke sel pengasingan. Selain itu, alat komunikasi berupa HP yang digunakan untuk mengendalikan narkotika dari dalam Lapas juga telah diamankan.

Narapidana AS diduga menjadi pengendali dan pemesan 55 kilogram ganja yang diamankan Satresnarkoba Polres Pasaman Barat di Kampung Baru, Nagari Batahan, Kecamatan Ranahbatahan, Kabupaten Pasaman Barat, Jumat (7/1).

“Narapidana AS sudah kita pisahkan dari narapidana lain dan kita tempatkan di sel pengasingan. Alat bukti berupa alat komunikasi juga sudah kita amankan,” kata Plh Kalapas Kelas IIA Muaro Padang Novri Abbas, Senin (10/1).

Novri melanjutkan, Lapas Kelas IIA Muaro Padang juga telah proaktif berkoordinasi dengan Satresnarkoba Polres Pasaman Barat. Untuk penyidikan lebih lanjut, Lapas Kelas IIA Muaro Padang menunggu tindakan Polres Pasaman Barat.

“Informasi terakhir tadi pagi (kemarin, red) akan lanjut pengembangan. Pihak Polres Pasaman Barat akan ke Padang untuk mencari keterangan pada yang bersangkutan,” sebut Novri.

Plt Kepala Pengamanan Lapas Padang Bagus Dwi Suswono menambahkan, informasi yang diperoleh, narapidana AS mendapat alat komunikasi berupa HP dari rekan sesama narapidana di Lapas Kelas IIA Muaro Padang.

Baca Juga:  6 Pendaftar Lolos Seleksi Administrasi Calon Sekko

“Kita masih lakukan pendalaman. Nantinya pasti akan kita lanjutkan dengan BAP internal dulu yakni kepada narapidana. Jika seandainya datang dari Satresnarkoba Polres Pasaman Barat, baru kita tindaklanjuti,” sebut Bagus.

Namun demikian, pihaknya akan terus melakukan operasi razia penggeledahan kamar hunian secara rutin untuk mengantisipasi peredaran alat komunikasi ilegal dan barang terlarang lainnya di dalam Lapas Kelas IIA Muaro Padang.

“Kegiatan ini sebenarnya sudah sering kita lakukan. Hampir tiap hari. Namun setelah kejadian ini, akan kita tingkatkan sesering mungkin. Kita juga sinergi dengan instansi terkait seperti Polres,” ucap Bagus.

Diberitakan sebelumnya, Satresnarkoba Polres Pasaman Barat menggagalkan peredaran 55 kilogram ganja di Kampung Baru, Nagari Batahan, Kecamatan Ranahbatahan, Kabupaten Pasaman Barat, Jumat (7/1).

Dalam proses penggagalan barang haram tersebut, empat tersangka diamankan. Masing-masing berinisial JB, 40, DA, 32, LS, 28, DAN, 32. Menurut pengakuan tersangka, ganja tersebut didapat melalui perantara dari narapidana Lapas Kelas IIA Muaro Padang berinisial AS. (idr)