4 Pencuri di SMPN 30 Anak Bawah Umur

Kapolsek Padang Timur AKP Hendro Joko L memperlihatkan 4 pelaku pencurian di SMPN 30 Padang, kemarin. (IST)

Tak butuh waktu lama bagi polisi menangkap pelaku pencurian di SMPN 30 Padang, Selasa (7/4) kemarin. Selang sehari setelah kejadian itu, Unit Reskrim Polsek Padang Timur berhasil menangkap pelakunya.

Informasi yang dihimpun Padang Ekspres, pelakunya berjumlah 6 orang, namun baru 4 orang yang berhasil diringkus. Sedangkan 2 orang lainnya masih dilakukan pengejaran oleh petugas. Ironisnya 4 pelaku tersebut merupakan anak di bawah umur, yang rata-rata umurnya sekitar 15 tahun.

Mereka ditangkap di dua lokasi berbeda, Rabu (8/4) sekitar pukul 08.00. Penangkapan pertama dilakukan terhadap RR, 15 dan HMR, 15. Kedua pelaku yang merupakan warga Padang Timur ini ditangkap tak jauh dari sekolah tersebut. Keduanya ditangkap sedang menyimpan hasil curiannya di sebuah gudang kosong di kawasan Padang Timur.

Dia mengaku melakukan pencurian dengan temannya berinisial AP,16 dan DV, 15. Polisi langsung bergerak cepat, keduanya pun berhasil ditangkap di sebuah rumah yang tak jauh dari sekolah tersebut. Namun saat polisi akan melakukan penangkapan terhadap dua orang pelaku lainnya, mereka berhasil kabur dan sampai saat ini polisi masih melakukan pengejaran.

Kapolsek Padang Timur AKP Joko Hendro L mengatakan, dari tangan pelaku berhasil diamankan barang bukti berupa 4 tas mewah berbagai merek, 1 tabung gas elpiji 3 kg, 2 komputer, 1 monitor, 4 proyektor berbagai merek, 3 pasang speaker, 2 pasang sepatu dan 1 bilah pisau tanpa gagang yang digunakan untuk mencongkel pintu jendela sekolah tersebut.

Dari pengakuan pelaku, mereka masuk dari jendela yang dicongkel dan dua orang lainnya standby di luar untuk berjaga-jaga.
“Saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolsek Padang Timur. Mereka diancam Pasal 363 KUHP jo Undang-undang No 11 tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak dengan hukuman di atas lima tahun penjara,” ujar Kapolsek.

Sementara itu, salah seornag pelaku DV mengatakan, kalau dia bersama lima orang temannya yang lain sudah merencanakan pencurian tersebut. “Saya bersama tiga orang lainnya masuk ke dalam sekolah sekitar pukul 22.30. Saya masuk dengan mencongkel jendela mengunakan pisau dan obeng. Sedang dua kawan lainya berjaga di luar pagar sekolah,” ungkapnya.

Ketika berhasil masuk ke ruangan, mereka mengambil barang-barang berharga yang ada di ruangan tersebut. Rencananya barang-barang tersebut akan dijual dan uangnya digunakan untuk bermain di warnet.

Diberitakan sebelumnya, SMPN 30 Padang dibobol maling, Selasa (7/4). Mereka berhasil membawa kabur 5 infocus, 1 unit komputer dan 1 unit laptop. (*)