Empat Pasangan Mesum Diamankan Satpol PP

Empat pasangan yang diduga melakukan tindakan asusila didata oleh PPNS Satpol PP Padang. (IST)

Kembali, Satpol PP Padang mengamankan empat pasangan muda-mudi yang diduga melakukan tindakan asusila di sejumlah lokasi di Kota Padang, Minggu (10/5/2020).

Informasi yang dihimpun Padang Ekspres, diketahui keempat pasangan muda-mudi tersebut sebelum diamankan oleh petugas Satpol PP Padang, terlebih dahulu digerebek oleh masyarakat setempat yang telah mencurigai gerak gerik mereka.

Pasangan mesum pertama digerebek oleh masyarakat Sabtu (9/5) sekitar pukul 15.30 di kawasan Kecamatan Padang Utara.

Masyarakat sekitar mencurigai gerak-gerik pasangan tersebut yang memasuki sebuah bangunan kosong dan diduga akan melakukan tindakan asusila.

Namun saat masyarakat menggerebek mereka, pasangan laki-laki berhasil melarikan diri dan meninggalkan pasangannya. Masyarakat menyerahkan perempuan tersebut kepada Satpol PP Padang untuk dilakukan tindakan lebih lanjut.

Kasatpol PP Padang, Alfiadi membenarkan ada masyarakat di Kecamatan Padang Utara yang menyerahkan satu orang perempuan yang diduga melakukan tindakan asusila bersama pasangan di salah satu bangunan kosong.

“Dan kami hanya mengamankan satu perempuan, sedangkan pasangan laki-lakinya saat digerebek masyarakat, berhasil melarikan diri,” ujarnya.

Ia menambahkan, perempuan tersebut kemudian dibawa ke Markas komando (Mako) Satpol PP Padang untuk dimintai keterangan lebih lanjut dan diberikan pengarahan.

Alfiadi menjelaskan, saat diproses oleh PPNS Satpol PP di Mako Pol PP, perempuan yang baru lulus SMK itu mengaku sedang menunggu ijazah SMK kelulusan. Ia warga Kelurahan Purus Kecamatan Padang Barat.

“Perempuan itu berinisial PN. Kepada petugas dirinya berkilah kalau iya dan pacarnya belum berbuat apa-apa meski mereka kedapatan berduaan di dalam rumah kosong oleh warga,” ungkapnya.

Selain itu, PN mengaku kalau ia dan teman lelakinya yang kabur tersebut berada di rumah kosong itu baru lima menit dan tidak mengetahui kalau rumah tersebut tidak ada penghuninya.

Lebih lanjut Alfiadi mengatakan, PN mengatakan dirinya baru dari rumah orangtuanya yang berada di Purus dan dijemput oleh teman lelakinya yang berinisial HD dan diajak ke rumah tersebut.

“PN mengaku bahwa dirinya disuruh masuk ke kamar oleh pacarnya HD tersebut namun keburu warga datang. PN juga menyebutkan kalau ia telah menjalin hubungan pacaran kurang lebih enam bulan,” tutur Alfiadi.

Untuk proses lebih lanjut dalam rangka pembinaan atas perbuatannya, orangtua PN dipanggil petugas agar orangtuanya mengetahui perbuatan yang dilakukan oleh anaknya.

Sementara itu, pasangan laki-laki yang sempat kabur, telah diketahui keberadaannya berdasarkan keterangan PN, HD dijemput oleh petugas ke rumahnya di kawasan Simpang Enam Kecamatan Padang Barat.

Namun di lokasi HD tidak ditemukan. Hanya pihak keluarga yang dijumpai. Kepada mereka petugas menyampaikan perbuatan anaknya ini dan berharap ke depan tidak mengulanginya lagi.

Kemudian Minggu (10/5) dinihari, petugas Satpol PP Padang juga mengamankan tiga pasangan yang diduga mesum di dua lokasi yaitu pertama di RT 05 RW 08 Kelurahan Pasie Nantigo dan di Kelurahan Batipuah Panjang Anakaia Kecamatan Kototangah Padang.

Alfiadi menuturkan, berdasarkan cerita dari ketua RW 08 Kelurahan Pasie Nantigo, masyarakat setempat mencurigai gerak-gerik satu pasangan muda-mudi di dalam salah satu rumah sekitar pukul 00.30. Lalu, masyarakat mendobrak pintu rumah pria yang telah diintai, karena pria itu membawa seorang perempuan ke dalam rumahnya.

Saat digerebek, didapati pasangan itu dalam keadaan setengah bugil, namun pasangan tersebut mengatakan kepada petugas bahwa saat digerebek, mereka masih memakai celana pendek.

“Untuk antisipasi tindakan main hakim sendiri dari warga, ketua RW mengamankan pasangan tersebut ke Polsek Kototangah dan selanjutnya baru dibawa ke Mako Satpol PP Padang,” jelasnya.

Dari pendataan petugas PPNS, diketahui pasangan tersebut yakni pria berinisial ZF, 45 dan perempuannya DW, 30. Mereka berstatus duda dan janda dan bukan muhrim. Kepada petuga mereka mengatakan berencana akan menikah.

Lebih lanjut Alfiadi menyampaikan, pada Minggu dinihari itu juga pihaknya mengamankan lagi dua pasangan mesum di Kelurahan Batipuh Panjang Anakaia. Kedua pasangan itu digerebek warga di sebuah gedung kosong.

Pasangan pertama berinisial MF, perempuan, 17 berstatus sebagai pelajar dan beralamat di Saranggagak Kecamatan Kuranji. Lalu PG, laki-laki, 20, pekerja penjaga gudang di lokasi ditertibkan tersebut.

“Pasangan mesum kedua yaitu YS, perempuan, 16 seorang pelajar beralamat di Andalas dan temannya RS, laki-laki, 16 masih dari kawasan Andalas Kuranji,” ujarnya.

Alfiadi menjelaskan, seluruh pasangan yang diduga melakukan tindakan asusila tersebut dibawa ke Mako Satpol PP Padang untuk didata dan diperiksa lebih lanjut. Selain itu, masing-masing orangtua dipanggil untuk memberitahukan perbuatan anak-anak mereka.

Terkait sering terjadinya perbuatan asusila yang melanggar norma-norma, Alfiadi meminta peran serta semua pihak agar betul-betul menjaga dan mengawasi lingkungan mereka.

“Mari perkuat keimanan dan ketaqwaan kita, apalagi sekarang masih di bulan suci Ramadhan yang seharusnya kita lebih banyak beribadah,” ajaknya. (a)