Sinergi Bhabinkamtibmas, Lurah, Babinsa dan LPM Tangkal Sebaran Covid

14

Penanganan Covid-19 di Kelurahan Mata Air dilakukan oleh empat pilar yaitu Lurah Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan LPM. Sinergi terbangun dan terbentuk di Posko Terpadu PPKM Kelurahan yang fungsinya untuk menekan, mengantisipasi penyebaran dan juga perkembangan Covid-19.

“Posko Terpadu PPKM di tingkat RW ada namanya Kongsi Covid-19. Kita berkomunikasi, kerjasama dengan semua pihak. Informasi yang kita dapat kita teruskan ke Posko Terpadu PPKM. Di posko itu ada Satgas Pencegahan, Satgas Penanganan, Satgas Pembinaan. Bersama tim satgas pendukung di situ, kita berkolaborasi agar Kelurahan Mata Air ini bisa jadi Zero Covid- 19,” ujar Bhabinkamtibmas Mata Air, Aipda Nofri SH saat kunjungan Tim Korbinmas Baharkam Polri ke Posko Terpadu PPKM (Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat) Skala Mikro di Kecamatan Padang Selatan, 8 Juni lalu.

Posko Terpadu PPKM juga menyiapkan tiga tempat untuk isolasi mandiri dengan 10 tempat tidur beserta petugas. “Lokasi pertama di Kantor Lurah Mata Air, kedua di Bekas Kantor Lurah yang lama, ketiga di Pustu,” ujar Lurah Mata Air, Betty Ernita.

Kasubdit Bhabinkamtibmas Korbinmas Baharkam Polri, Kombes Pol Nasrun Fahmi SH MSi mengapresiasi sinergi Bhabinkamtibmas, Lurah, Babinsa, dan LPM di Mata Air. “Bersama kita wujudkan Harkamtibmas dan bersama kita cegah penyebaran Covid-19 di lingkungan kita,” ungkap Kombes Nasrun, didampingi Kapolresta Padang Kombes Pol Imran Amir, dan Kapolsek Padang Selatan AKP Purwanto.

Baca Juga:  Vaksinasi Covid-19 di Sumbar Banyak Kendala, Tapi Tetap Optimistis

Kombes Pol Nasrun Fahmi, mengatakan beban PPKM Mikro ada di Kelurahan, sehingga RT RW harus diberdayakan. Karena RT yang bisa mengetahui persis kondisi warganya. Apabila ternyata ada warganya yang positif Covid-19 bisa mengetahui lebih cepat dan langkah selanjutnya bisa melakukan karantina, dan penelusuran kontak dengan orang lain.

“Siapa-siapa saja kontak erat, peran dari Bhabinkamtibmas, Babinsa, Satgas, Linmas atau Satpol PP diperlukan sekali. Kepada Camat untuk betul-betul memperhatikan daerahnya,” tegasnya.

Nasrun Fahmi juga menegaskan, untuk zona kuning bisa melaksanakan pesta pernikahan (baralek) tetapi tidak boleh ramai. Jaga jarak, terapkan protokol kesehatan.

Untuk penanganan Covid-19, semuanya tidak boleh acuh. “Mudah-mudahan di Padang Selatan dari zona kuning menjadi zona hijau dan PPKM Skala Mikro ditata ulang lagi. Yang belum aktif diaktifkan kembali demi kepentingan masyarakat,” harapnya. (hsn)

Previous articleMahyeldi: Saatnya Mengisi Jabatan Pimpinan Tinggi dengan Sistem Merit
Next articleKereta Api Sibinuang Sediakan Gerbong Khusus untuk Sepeda