Cegah Kerumuman saat Tradisi Balimau, Tempat Pemandian Diawasi

17
ilustrasi balimau. (net)

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang akan melakukan pengawasan terhadap tempat-tempat pemandian yang sering dijadikan masyarakat untuk melakukan tradisi balimau jelang memasuki bulan suci Ramadhan.

Pengawasan ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan yang disebabkan banyaknya masyarakat yang melakukan tradisi balimau. “Insya Allah, hari ini kami akan mengerahkan personel untuk mengawasi tempat-tempat pemandian yang sering dijadikan tempat balimau oleh masyarakat,” kata Kepala Satpol PP Kota Padang, Alfiadi kepada Padang Ekspres, kemarin (11/4).

Dalam pengawasan tersebut, pihaknya bekerja sama dengan pihak kepolisian. “Kami sudah memetakan beberapa tempat pemandian di Kota Padang yang berpotensi akan menimbulkan keramaian masyarakat yang melakukan kegiatan balimau,” kata Alfiadi.
Jika nantinya dalam pengawasan itu ditemukan ada keramaian dan kerumunan, pihaknya secara tegas akan membubarkan kerumunan dan aktivitas itu.

“Karena sesuai instruksi Pemko Padang bahwasanya akitivitas atau kegiatan balimau tidak diizinkan selama pandemi Covid-19 untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat Kota Padang untuk tidak melakukan aktivitas yang bersifat menimbulkan kerumunan seperti balimau jelang memasuki bulan suci Ramadhan. Hal itu bertujuan agar pelaksanaan ibadah selama bulan Ramadhan bisa aman dan lancar.

Alfiadi mengungkapkan, pihaknya terus berupaya mengimbau dan mengajak masyarakat untuk mematuhi dan tidak melanggar Peraturan Daerah (Perda) tentang Ketentraman Masyarakat dan Ketertiban Umum (Trantibum) di Kota Padang.

Selain mengawasi aktivitas balimau, Satpol PP Padang juga melakukan sosialisasi kepada pemilik tempat hiburan malam, restoran, rumah makan, kafe, dan sejenisnya tentang larangan beroperasi dan pembatasan waktu operasi selama bulan Ramadhan.

Baca Juga:  Sidak di Pusat Perbelanjaan, Ditemukan Produk Makanan Kedaluwarsa

“Ini sesuai dengan Surat Edaran (SE) Wali Kota Padang tentang ketentuan aturan operasional usaha pariwisata dan imbauan kepada masyarakat selama bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 H/2021,” tukas Alfiadi.

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Padang Arfian meminta kontribusi masyarakat sekitar untuk melarang pengunjung melakukan kegiatan balimau.

Sementara itu, Kapolresta Padang Kombes Pol Imran Amir mengatakan, Polresta Padang akan melakukan patroli di wilayah-wilayah dianggap rawan saat balimau di Kota Padang.
“Kita siap untuk memberikan pengamanan,” ujar Kapolresta.

Dijelaskan Kapolresta, Kota Padang masih dilanda dengan Covid-19. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk mematuhi protokol kesehatan, salah satunya menghindari kerumunan.

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Padang Arfian meminta kontribusi masyarakat sekitar untuk melarang pengunjung melakukan kegiatan balimau.

“Kalau ditutup, tempat pemandian itu dikelola oleh masyarakat sekitar, jadi kami sifatnya berkoordinasi dengan camat, lurah, dan tokoh masyarakat sekitar untuk tidak mengizinkan pengunjung mandi-mandi maupun balimau di tempat pemandian,” jelas Arfian.

Untuk objek wisata lainnya selama bulan Ramadhan, Arfian menuturkan akan beroperasi seperti biasa. Objek wisata tersebut akan tetap beroperasi dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan (prokes) Covid-19. (a/err)

Previous articleHUT ke-20 POSMETRO PADANG, “Bangga dengan Sumatera Barat”
Next articlePE Sumbar 2020 Menurun 1,19 Persen