Tak Terima Bantuan, Segera Laporkan

Walikota Padang, Mahyeldi. (Foto: IST)

Pemerintah Kota Padang sudah menyiapkan langkah untuk memikirkan warga kota yang layak menerima bantuan, namun tidak terdaftar sebagai penerima bantuan pemerintah.

Wali Kota Padang Mahyeldi menyebut, pihaknya kini memiliki cadangan beras Bulog sebanyak 300 ton guna mengoptimalkan upaya memenuhi kebutuhan warga kota terdampak secara ekonomi di tengah pandemi virus korona (Covid-19).

“Kita juga mendapatkan kabar, bahwa ada beberapa warga Kota Padang yang layak menerima bantuan namun tidak masuk data penerima bantuan pemerintah. Maka itu ini perlu kita tinjau, jika benar adanya maka warga yang bersangkutan silakan laporkan ke RT setempat. Semoga kita akan memberikan solusi nantinya,” kata Mahyeldi sewaktu menyerahkan secara simbolis bantuan dampak Covid-19 kepada warga Kota Padang di pelataran parkir Kompleks Balaikota Padang, Senin (11/5/2020).

Pada kesempatan itu, Mahyeldi melepas penyerahan bantuan berupa beras 10 Kg untuk 14.032 Kartu Keluarga (KK) yang dibagi kepada 11 kecamatan se-Kota Padang. Seperti disampaikan sebelumnya, jangan sampai ada warga Kota Padang yang tidak makan di tengah pandemi Covid-19.

“Untuk itu kepada para camat dan lurah serta berkoordinasi dengan RT/RW tolong cekatan melihat kondisi masing-masing warganya. Kalau ada masyarakat yang melaporkan kondisinya dan memang benar realitanya ia tidak masuk dalam penerima bantuan maka tolong catat nama dan alamatnya,” imbau Mahyeldi.

Bisa saja dengan alasan namanya tidak tercatat dalam daftar penerima bantuan pemerintah karena tidak memiliki KTP Padang atau tak ber-KTP sama sekali.

“Maka itu tolong validasi lagi, karena kalau memang layak menerima bantuan tentu akan diberikan bantuan selanjutnya. Jadi Inilah tugas RT selaku pintu data terkait pemberian bantuan tersebut,” tegasnya. (eri)