Polresta Padang Kantongi Identitas Pelaku Pemalakan Supir

24
AKSI PREMANISME: Potongan video terkait dugaan aksi premanisme yang dialami seorang sopir. Pihak Polresta Padang tengah mencari pelaku.(IST)

Pemberantasan aksi premanisme menjadi perhatian serius pihak kepolisian. Untuk di Sumbar sendiri, sudah ratusan preman diamankan. Pemberantasan preman ini sejalan dengan instruksi Kapolri terkait pemberantasan aksi premanisme yang dapat mengganggu dan meresahkan masyarakat.

Saat ini, Polresta Padang tengah fokus menangkap salah seorang preman yang videonya viral ketika memalak salah seorang sopir. Video yang beredar di media sosial Sabtu (10/7) itu diduga terjadi di kawasan PT Semen Padang. Pelaku terdengar menggunakan bahasa Minang.

Dalam video berdurasi 4 menit 37 detik itu, diduga pelaku memeras salah seorang sopir di kawasan perusahaan tersebut. Pelaku yang mengaku bernama Izet meminta sejumlah uang pada sopir. Karena sopir tak ada uang Rp 50 ribu yang diminta pelaku, pelaku marah. Memaki dan diduga menampar sopir tersebut.

Sementara, rekan sopir yang merekam aksi tersebut terlihat tak berkutik dan memilih diam. Bahkan pelaku mengaku bagak dan banyak kenal dengan anggota kepolisian. Pelaku juga menantang sopir untuk berkelahi karena tak kunjung diberikan uang.


Tak sampai disitu, pelaku juga mengajak sopir tersebut ke polsek jika merasa tak senang. Ketika sopir mau memberikan uang Rp 20 ribu, pelaku malah marah karena dianggap sang sopir memberi uang karena tak ikhlas.

Sementara, Kapolresta Padang Kombes Pol Imran Amir berkomitmen Padang bebas pungli dan premanisme. Setiap hari Polresta Padang dan jajaran melakukan patroli, bahkan titik-titik lokasi diduga ada pungli dirazia.

“Bahkan seluruh Polsek setiap harinya melakukan pemberantasan pungli dan premanisme,” ujarnya.

Dijelaskan lagi, dengan adanya video yang viral adanya pungli di Kota Padang, Tim Klewang, Unit Opnal Polsek Lubukkilangan langsung melacak dan mencari keberadaan diduga pelaku pungli.

Baca Juga:  Pedestrian di Los Ikan Purus Mulai Dibangun

“Untuk identitas diduga pelaku pungli sudah kita kantongi, anggota kita sedang mengejar pelaku, diduga pelaku sudah kabur dari melihat videonya yang viral. Kita mengimbau kepada pelaku diduga pungli tersebut supaya menyerahkan diri saja,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu menegaskan, jajaran kepolisian di Sumbar komit memberantas aksi premanisme ini. Ia mengatakan, sejak adanya instruksi dari kapolri tersebut, polres yang ada di wilayah Polda Sumbar telah mengamankan ratusan orang yang melakukan aksi premanisme.

“Kita telah mengamankan sekitar ratusan orang yang diduga terlibat premanisme baik di polres se-Sumbar maupun di polda sendiri,” ungkap Satake.

Dari ratusan diduga premanisme tersebut rata-rata mereka adalah diduga tukang parkir ilegal, pungutan liar hingga meminta uang dengan dalih sumbangan kepada sopir.

“Mereka yang telah diamankan diberikan pembinaan, dan membuat pernyataan.Tidak hanya itu, ada juga beberapa dari diduga presmanisme tersebut hingga diproses secara hukum,” ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya meminta kepada masyarakat apabila menemukan adanya praktik pungli atau preman untuk segera melaporkannya kepada pihak kepolisian.

“Laporkan ke kantor polisi terdekat, jika menemukan adanya pungli. Akan kita tindak lanjuti laporan tersebut, agar tercipta rasa aman di tengah masyarakat,” imbaunya.

Di sisi lain, sebut Satake menyebutkan terkait beredarnya video viral sopir tindak pemerasan oleh seorang premanisme di kawasan Indarung, ia mengatakan saat ini pihak kepolisian sedang menindaklanjuti.

“Kita sedang melakukan penyelidikan terkait kasus yang sempat viral tersebut,” tutup Satake. (err/rid)