10 Petak Rumah di Asrama TNI AD Cengkeh Terbakar

17
MEMBARA: Petugas Pemadam Kebakaran Kota Padang berupaya memadamkan api yang membakar 10 petak rumah di asrama TNI AD Cengkeh.(IST)

Kebakaran hebat terjadi di kawasan padat penduduk asrama TNI AD Cengkeh, Kecamatan Lubukbegalung, Rabu dini hari (11/8) sekitar pukul 02.30. Akibatnya, 10 petak rumah di asrama tersebut hangus terbakar.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini. Namun total kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Informasi yang diterima Padang Ekspres, api diketahui menjalar cepat hingga menghanguskan bangunan rumah yang saling berdekatan. Penghuni asrama pun panik ketika mengetahui adanya kebakaran.

Api baru dapat dipadamkan satu setengah jam kemudian, tepatnya sekitar pukul 04.30 oleh petugas pemadam dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang dibantu masyarakat setempat dan beberapa instansi lainnya.

Kepala Dinas Damkar Kota Padang, Dedi Henidal mengatakan, pihaknya menerima laporan adanya kebakaran dari masyarakat yang melihat adanya api sudah besar dari salah satu asrama sekitar pukul 02.35.

“Mendapat laporan itu, kami langsung mengerahkan 13 unit armada dan 68 orang personel pemadam kebakaran untuk memadamkan api,” ujarnya.

Dia mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, delapan kepala keluarga (KK) yang merupakan penghuni rumah terpaksa harus mengungsi. Dua rumah di antaranya dalam keadaan kosong.

Baca Juga:  Tiga Rumah di Kompleks Nuansa Indah di Limau Manis Selatan Dimasuki Maling

“Belum jelas kronologi dan penyebab kebakaran. Dugaan sementara kebakaran terjadi karena korsleting listrik dari salah satu rumah. Tapi ini kita serahkan kepada pihak kepolisian setempat,” kata Dedi Henidal.

Sementara itu, Kapolsek Lubukbegalung AKP Chairul Amri Nasution mengatakan, pihaknya telah memasang police line di sekitar area yang terbakar. “Untuk kerugian material lebih kurang Rp 500 juta. Kalau penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan,” ungkap Chairul.

Sementara itu, sebuah becak motor (betor) terbakar di Jalan Agus Salim, simpang Masjid Istiqomah, Selasa (10/8) sekitar pukul 10.00. Betor tersebut berhasil dipadamkan oleh personel Unit BM Satlantas Polresta Padang yakni Aipda Saparuddin, Bripka Winaldo dan Bripka Afri Salim.

Aipda Saparuddin menjelaskan, ketika itu ia sedang melakukan patroli di kawasan tersebut, karena arus lalu lintas padat merayat adanya pengerjaan jembatan.

“Saat sedang mengatur arus lalu lintas, saya bersama dua teman lainnya melihat api membakar betor. Kami langsung ke lokasi dan berupaya memadamkannya agar tidak meledak dan mencelakai orang banyak,” tuturnya.

Sekitar 15 menit kemudian api berhasil dipadamkan. “Alhamdulilah, tidak ada korban dalam peristiwa ini,” tuturnya. (idr/err)