Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Lurah Indarung Ditutup

ilustrasi. (net)

Kantor Lurah Indarung, Kecamatan Lubukkilangan (Luki) ditutup, Jumat (11/9). Penutupan kantor lurah ini lantaran satu orang pegawainya terkonfirmasi positif Covid-19. Informasi yang dihimpun Padang Ekspres, penutupan kantor Lurah Indarung dimulai sejak Jumat pagi. Setelah ditemukannya satu kasus positif Covid-19 di sana, tim dari kesehatan langsung melakukan penyemprotan cairan disinfektan di seluruh ruang kantor Lurah Indarung.

Lurah Indarung, Syulastri saat dihubungi Padang Ekspres membenarkan pelayanan di kantor Lurah Indarung ditutup sementara sampai waktu yang belum ditentukan.
Ditutupnya kantor lurah dari semua pelayanan dikarenakan salah satu pegawai di kantor Lurah Indarung terkonfirmasi positif Covid-19.

Hasil positif itu diterima oleh pegawai dan pihak Lurah Indarung pada Kamis (10/9). “Ya, satu orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 salah satu Kepala Seksi (Kasi) di kantor Lurah Indarung. Sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19, maka pelayanan di kantor Lurah Indarung ditutup sementara,” jelasnya.

Syulastri mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diperoleh oleh pihak Kelurahan Indarung, pegawai yang dinyatakan positif itu tertular dari menantunya yang berada di rumah.

Ia menceritakan, sebelum dinyatakan positif Covid-19, pada Senin (31/8) sampai Rabu (2/9), pegawai itu pulang agak cepat pada siang hari lantaran mengeluh tidak enak badan.
“Kemudian pada hari Kamis (3/9), beliau juga pulang cepat karena dirinya mengeluhkan badan mengigil. Jadi beliau minta izin pulang cepat untuk memeriksakan diri ke dokter,” ungkapnya.

Setelah pulang dari berobat, pegawai itu pun minta izin untuk istirahat dan tidak masuk kerja. Setelah itu Selasa (8/9), pegawai tersebut melakukan tes swab karena menantunya dinyatakan positif Covid-19. Lalu pada hari Kamis (10/9) kemarin, hasil tes swab pegawai itu dinyatakan positif Covid-19.

“Kami mendapatkan kabar pada hari Kamis itu juga. Setelah diketahui informasi tersebut, kami langsung melakukan tracing atau pendataan terhadap siapa saja yang pernah berkontak dengan pegawai kami itu,” jelasnya.

Baca Juga:  Cegah Klaster Baru Pilkada Serentak, Ini Maklumat Kapolri!

Berdasarkan pendataan yang dilakukan, terdapat sebanyak 15 orang yang akan melakukan tes swab Sabtu (12/9) di Puskesmas Luki. “15 orang yang akan ikut tes swab itu di antaranya saya sendiri, pegawai kantor lurah, anggota Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) yang sering ke kantor dan ada juga mahasiswa yang mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sini,” ujarnya.

Sementara itu untuk masyarakat yang pernah mengurus administrasi di kantor Lurah Indarung dan pernah berkontak dengan pegawai yang positif, Syulastri mengaku sedikit kesulitan dalam melakukan pendataan, karena banyak masyarakat yang datang selama pasien belum dinyatakan positif Covid-19.

“Namun kami telah menginformasikan kepada masyarakat Indarung melalui berbagai media sosial agar siapa saja yang pernah mengunjungi kantor lurah selama beberapa hari terakhir untuk bersedia mengikuti tes swab di Puskesmas Luki,” sebutnya.

Syulastri menjelaskan, lantaran ditemukannya satu kasus positif Covid-19 di kantor Lurah Indarung dan para pegawai akan melakukan tes swab, maka seluruh pelayanan di kantor Lurah Indarung ditutup sementara sampai batas waktu yang belum ditentukan.

“Kami pun telah berkoordinasi dengan pihak Kecamatan Luki, masyarakat Kelurahan Indarung yang ingin mengurus administrasi dilakukan di kantor Camat Luki sampai kantor Lurah Indarung dibuka kembali,” ungkapnya.

Terpisah, Camat Luki, Yalmasri mengatakan, ditutupnya kantor Lurah Indarung untuk sementara waktu guna mencegah penyebaran Covid-19 di kantor Lurah Indarung tersebut.
Dengan ditutupnya kantor Lurah Indarung tersebut, maka seluruh urusan administrasi masyarakat bisa dilakukan di Kantor Camat Luki. (a)