Andre Rosiade Bantu Nenek Penjual Sayur yang Hidupi Empat Cucu

27
Tim AR Center, Nurhaida menyerahkan bantuan beras dan uang tunai dari Andre Rosiade untuk keluarga Anizar di Pauh, Kota Padang.

Anizar (58) masih terlihat gusar dan sedih di rumahnya yang sederhana dan jauh dari kesan selesai di RT 3, RW 1, Kampung Dalam, Kelurahan Binuang Kampung Dalam, Kecamatan Pauh, Kota Padang.

Cukup jauh rumah itu dari jalan raya. Menelusuri aliran sungai, jalan setapak, pintu irigasi dan area persawahan, barulah sampai di rumah yang baru setengah dibedah oleh program pemerintah.

Yang membuat Anizar gamang adalah, sebulan lalu anaknya, Suci (30) meninggal dunia, menyusul menantunya beberapa tahun lalu. Kini, anak-anak mereka, empat orang harus hidup dalam tanggungannya yang sehari-hari hanya menjadi penjual sayur. Di samping kehidupannya sebagai petani di kawasan Pauh.

“Saya belum bisa berbuat banyak, masih teringat-ingat anak yang meninggal sebulan lalu. Entah bagaimana saya membesarkan anak-anaknya yang masih kecil-kecil ini, belum ada yang mandiri. Mereka masih sekolah, meski sekarang di rumah saja,” kata Anizar saat didatangi Tim AR Center di rumahnya masih masih terbalut suasana duka mendalam itu, akhir pekan lalu.

Di rumah itu, juga ada seorang lelaki tua lainnya, kata Anizar itu adalah mamaknya – adik dari ibunya. Kadang, bapak itulah yang membantu bekerja memenuhi kebutuhan keluarga. “Tapi dia sudah cukup berumur, tak bisa kerja banyak. Saya bingung dengan kondisi begini,” kata Anizar yang mengaku sejak anaknya meninggal jarang berjualan.

Biasanya, setiap pagi selepas Subuh, Anizar telah mengelilingi pekarangan dan sawah di dekat rumah. Dia memetik sayuran seperti bayam, kangkung, kacang panjang dan lainnya untuk dijajakan keliling Pauh. “Biasanya saya hanya hidup menjual sayur. Anak saya bantu-bantu. Kini dia sudah tak ada,” kata Anizar yang juga sudah kehilangan sang suami beberapa tahun lalu.

Baca Juga:  Andre Rosiade Bantu Sopir Truk yang Kakinya Diamputasi

Informasi keluarga Anizar yang sangat memprihatinkan ini didapat tim AR Center dari Afriman, pemuda Pauh yang peduli terhadapnya. “Saya lihat, setelah anak ibu itu meninggal, cucunya tak tahu lagi siapa yang mengurus. Kami di sini para warga berembuk untuk mencarikan bantuan. Kami sering lihat pak Andre Rosiade membantu, kami coba berikan informasi. Terima kasih sudah mengirimkan tim dan bantuan,” kata pedagang kelontong di Binuang yang menjadi saksi penyerahan bantuan beras dan uang tunai dari Andre Rosiade.

Anizar mengucapkan terima kasih kepada Andre Rosiade dan tim yang mengirimkan bantuan kepadanya. “Terima kasih pak Andre, meski rumah kami sangat jauh dari pusat kota, bantuan kami sampai. Saya lihat sendiri tim mengantarkannya meski hari hujan dan jalan ke rumah kami tidak bagus,” kata Anizar.

Nurhaida dari AR Center yang juga wakil ketua DPD Gerindra Sumbar menyebutkan, keluarga Anizar memang harus dibantu karena kondisinya sangat memprihatinkan. Meski rumahnya sangat jauh dan harus ditempuh dengan berjalan kaki, mereka tetap datang, meski harus berhujan-hujan.

“Ini lokasi terjauh yang kami jangkau, seperti di Indarung, Lubukkilangan beberapa waktu lalu. Alhamdulillah, bantuan dari Ketua DPD Gerindra Sumbar Andre Rosiade sampai. Kami melihat, pemerintah setempat atau Baznas juga harus turun ke lokasi dan membantu nenek ini,” kata Nurhaida yang datang bersama Alwis Ray, Zulkifli dan Rina Shintya.

Andre Rosiade yang diberikan informasi juga sangat terharu dengan kondisi keluarga Anizar. Apalagi di saat pandemi Covid-19 ini, akan banyak yang terdampak secara ekonomi. “Insya Allah, kami akan konsisten dan fokus membantu warga Sumbar yang terdampak pandemi ini,” kata anggota Komisi VI DPR RI ini. (*)