Pelaku Pembacokan Diringkus, Sebilah Samurai Disita

31
DIAMANKAN: Pelaku pembacokan dan barang bukti sebilah 􀀛 Baca Pelaku...Hal 10 samurai saat diamankan di Mapolresta Padang.(IST)

Pelaku pembacokan yang menewaskan seorang pelajar SMP di Kota Padang berinisial E, 17, Minggu (9/1) diringkus Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang.

Diketahui, pelaku berisial A, 22, warga Jalan Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang itu diringkus tanpa perlawanan, Selasa (11/1).

Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda mengatakan, pelaku diringkus di tempat kerjanya di Kelurahan Sawahan, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang sekitar pukul 23.00.

“Pelaku ini sempat buron. Kini pelaku kita amankan di sel tahanan Mapolresta Padang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” kata Rico, Rabu (12/1).

Rico menjelaskan, pelaku diringkus setelah Satreskrim Polresta Padang menerima laporan dari tante korban Minggu (9/1). Menurut laporan yang diterima, kejadian diketahui ketika tante korban yang akan pergi berjualan ke GOR H Agus Salim, lalu bertemu dengan saksi bernama Gilang.

Gilang memberitahu korban berada di RSUP M Djamil Padang dalam keadaan berdarah-darah. Kemudian tante korban langsung pergi ke RSUP M Djamil Padang untuk melakukan pengecekan.

“Saat di rumah sakit, tante korban melihat korban dalam keadaan terluka bagian leher belakang dan bagian punggung akibat terkena senjata tajam,” ujar Rico.

Baca Juga:  6 Pendaftar Lolos Seleksi Administrasi Calon Sekko

Tante korban lalu menanyakan kronologis kejadian kepada saksi bernama Zelki. Menurut saksi Zelki, Minggu dini hari (9/1) sekitar pukul 05.15 korban pergi beli nasi goreng dengan berjalan kaki.

Sesampai di TKP, korban melihat rombongan sepeda motor pelaku yang kemudian mengarah mengejar korban. Korban berlari namun terjatuh. Pelaku lalu mengayunkan senjata tajam ke bagian leher belakang dan punggung korban.

“Setelah kita lakukan penyidikan, motifnya tawuran. Korban ini tawuran sama pelaku,” sebut Rico.

Lebih lanjut mantan Kapolsek Kototangah ini menyebut, saat pelaku A ditangkap, ditemukan barang bukti sebilah samurai sepanjang satu meter dengan ganggang dan sarung warna hitam.

“Pelaku dijerat dengan Pasal 80 Undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara,” tutup Rico.

Untuk diketahui, peristiwa pembacokan ini terjadi pada Minggu (9/1) lalu, sekitar pukul 05.17. Korban diketahui seorang pelajar di Kota Padang yang tinggal di Purus, Kecamatan Pada Barat, Kota Padang.

Korban meregang nyawa setelah sempat kritis di RSUP M Djamil Padang karena mendapatkan sejumlah luka bacok di punggung, pundak dan leher. (idr)