Di Padang, 30 Pasien Positif Tersebar di 14 Kelurahan pada 8 Kecamatan Ini

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Ferimulyani. (foto: Diskominfo)

Total pasien yang dinyatakan positif terjangkit virus korona (Covid-19) di Kota Padang terus bertambah dari hari ke hari. Hingga Minggu (12/4), totalnya sudah mencapai 30 orang. Sementara pasien positif di Provinsi Sumbar berjumlah 44 orang.

Kota Padang memiliki 11 kecamatan dan 104 kelurahan. Saat ini, berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang hingga pukul 17.00, Minggu (12/4), sebanyak 30 pasien positif tersebar di 14 kelurahan pada delapan kecamatan.

Terbanyak di Kelurahan Jati dan Sawahan Kecamatan Padang Timur, masing-masing berjumlah lima pasien. Selanjutnya di Lubukbuaya, Kecamatan Kototangah dan di Pisang Kecamatan Pauh, masing-masing sebanyak empat orang.

Masing-masing dua pasien terdapat di Kelurahan Andalas Kecamatan Padang Timur dan Kelurahan Ujung Gurun, Kecamatan Padang Barat.

Sementara masing-masing satu pasien positif terdapat di Kelurahan Kubumarapalam, Kecamatan Padang Timur, Gunung Pangilun, Kecamatan Padang Utara, Ikukoto Kecamatan Koto Tangah, Kuranji, Anduring dan Lubuklintah Kecamatan Kuranji, Tanjung Saba Pitameh Kecamatan Lubukubegalung, dan di Indarung Kecamatan Lubukkilangan.

Artinya, berdasarkan data Dinkes Padang tersebut, hingga Minggu (12/4), pasien positif belum ada di Kecamatan Nanggalo, Padang Selatan dan Bungus Teluk Kabung.

“Pertambahan jumlah pasien positif karena masih relatif banyak warga yang abai dengan imbauan pemerintah,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Ferimulyani Hamid, Minggu (12/4).

Menurutnya, Pemerintah Kota Padang sudah mengimbau warga sejak jauh-jauh hari agar terhindar dari virus korona. Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah mengimbau warganya mengenakan masker, menghindari kontak dengan orang terjangkit, melakukan social distancing dan physical distancing, serta mencuci tangan dengan sabun.

“Minggu pagi (12/4) jumlah positif terjangkit virus masih 25 orang, penambahan terjadi pada siang harinya menjadi 30 orang,” kata Ferimulyani seperti dikutip Diskominfo Padang.

Ferimulyani mengimbau seluruh warga untuk disiplin dan mematuhi imbauan pemerintah. Mengenakan masker, menjaga jarak, dan menerapkan pola hidup bersih serta mengonsumsi makanan bergizi dan vitamin. “Mari kita sama-sama disiplin, agar mata rantai penyebaran virus ini dapat terputus,” ajaknya.

Data update penanganan Covid-19 di Kota Padang hingga 12 April 2020. (Sumber: Dinkes Padang)

Berdasarkan data Dinkes Padang, pasien dalam pengawasan (PDP) hingga Minggu (12/4) berjumlah kumulatif 43 orang dan jumlah orang tanpa gejala (OTG) yang kontak erat dengan penderita terkonfirmasi 272 orang.

Sedangkan hasil pemeriksaan kasus PDP di Kota Padang yang diperiksa laboratorium per 12 April 2020, terdapat 11 kasus tambahan. Sebanyak dua kasus di Padang Timur, tiga kasus di Koto Tangah, empat kasus di Pauh dan dua kasus di Padang Barat.

Sehingga total 30 kasus terkonfirmasi positif Covid-19, 11 kasus negatif, meninggal dunia dua orang, dan dua orang masih menunggu hasil laboratorium. Sedangkan yang sembuh empat orang. (Selengkapnya, lihat grafis Dinkes)

Dinkes meminta agar melaporkan bila menemukan orang dengan gejala Covid-19, seperti demam, batuk, pilek dan seminggu sebelum sakit berkunjung ke daerah terjangkit. Masyarakat bisa menghubungi dr. Hj. Gentina (081261239600), dr. Dessy M. Siddik (081268924599) dan Tutwuri Handayani,SKM,M.kes (081374334117).(esg)