Produksi Ribuan Liter Hand Sanitizer, Pemko-SMAK Padang Bersinergi

Wali Kota Mahyeldi didampingi Kepala SMK-SMAK Padang Nasir meninjau laboratorium tempat pembuatan hand sanitizer, Sabtu (11/4). (IST)

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian melalui unit pendidikan SMK-SMAK Padang bersinergi dengan Pemerintah Kota Padang mencegah penyebaran Covid-19.

Salah satu bentuk sinergi itu adalah memproses pembuatan ribuan liter hand sanitizer yang nantinya dibagikan untuk masyarakat. Sabtu (11/4), Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah meninjau langsung proses pembuatan hand sanitizer di laboratorium SMK-SMAK Padang.

Peracikan formula antivirus itu dikerjakan oleh tim yang terdiri dari alumni, guru dan tenaga laboratorium yang diawasi langsung Kepala SMK-SMAK Padang, Nasir. “Kita beruntung ada SMK SMAK di Padang. Dalam kondisi sangat membutuhkan disinfektan dan hand sanitizer sekarang ini, SMK-SMAK Padang bisa menghasilkannya, sehingga kebutuhannya tersedia,” kata Mahyeldi di sela kunjungan tersebut.

Penyediaan hand sanitizer yang diolah SMK-SMAK Padang merupakan bentuk partisipasi semua pihak untuk memutus mata rantai penyebaran virus korona di Kota Padang. Pembelian bahan–bahan dan kebutuhan lainnya dibantu para donatur, sedangkan sarana laboratorium dan SDM di SMK-SMAK Padang sangat bisa diandalkan.

“Kita dibantu berbagai pihak untuk mengadakan hand sanitizer dan disinfektan. Kebetulan ada fasilitas labor dan SDM SMAK Padang yang bisa diandalkan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Mahyeldi juga sempat melakukan pencampuran formula dan pengemasan hand sanitizer. Adapun untuk pembuatan hand sanitizer sementara ini, Pemko Padang menyediakan 10 drum alkohol berkadar 96 persen yang nanti dicampur dengan zat lainnya.

Yang akan dikemas dalam kemasan 1 liter sebanyak 1300 botol, 500 ml sebanyak 1260 botol, 200 ml sebanyak 1500 botol dan 110 ml sebanyak 1500 botol. “Nanti kita akan bagikan secara gratis untuk rumah–rumah masyarakat. Teknisnya diserahkan ke kecamatan dan kelurahan,” kata Mahyeldi.

Sementara itu, Kepala SMK-SMAK Padang, Nasir menjelaskan, terkait pencegahan Covid-19 di Indonesia, Kemenperin telah memerintahkan ke seluruh satker agar berpartisipasi dan bersinergi dengan pemerintah daerah. SMK-SMAK Padang sebagai unit pendidikan di bawah BPSDMI Kemenperin juga bersinergi dengan Pemko Padang.

“SMAKPA bersinergi dengan Pemko Padang dan Pemprov Sumbar dalam pencegahan wabah korona. Beberapa pekan lalu kita membagikan hand sanitizer di Masjid Raya Sumbar. Sekarang kita bantu meracik formulasi pembuatan hand sanitizer untuk Pemko,” ulas Nasir.

Selain hand sanitizer dan disinfektan, menurut Nasir, siswa SMAK Padang juga mempunyai karya berupa handsoap, shampoo, pembersih kaca dan pembersih lantai yang efektif juga melawan virus korona.

“Produk–produk tersebut merupakan buatan siswa sendiri. Kita tidak perjualbelikan. Jika untuk kebutuhan lebih banyak dalam mengatasi wabah korona ini, kita produksi secara percuma asalkan bahan tersedia,” tutur Nasir. (*)