Sabu Milik Bandar Dicuri, Dua Pria Diringkus

15
ilustrasi. (net)

Dua pria diduga pengedar narkotika golongan satu jenis sabu-sabu diringkus polisi dari Tim Rajawali Satresnarkoba Polresta Padang.

Kedua tersangka masing-masing berinisial VF, 42, dan I, 44. Dari tangan tersangka polisi menemukan barang bukti empat paket diduga sabu siap edar.

Akibat perbuatannya, tersangka VF dan tersangka I dijerat Undang-undang Narkotika dan terancam hukuman minimal lima tahun penjara.

“Mereka (kedua tersangka, red) ditangkap di rumahnya masing-masing,” ungkap Kasat Resnarkoba Polresta Padang Kompol Al Indra kepada Padang Ekspres, Kamis (12/5).

Indra menjelaskan, penangkapan kedua tersangka berawal dari tertangkapnya tersangka VF di dalam sebuah rumah di kawasan Kubu Dalam Parak Karakah, Kecamatan Padang Timur.

Tersangka VF, lanjutnya ditangkap Selasa kemarin (10/5) sekitar pukul 18.40. Dari tangan tersangka VF ditemukan barang bukti satu paket diduga sabu siap edar, dan satu buah kaca pirek dari dalam saku celananya.

“Pengakuan tersangka VF ini, barang sabu itu dia dapat dari hasil mencuri di rumah tersangka I saat Tersangka I pergi ke luar rumah bersama istrinya,” terang Indra.

Baca Juga:  Ditemukan Kartu Identitas di Sekitar TKP, Pascapenemuan Tengkorak Manusia

Tersangka VF yang ditinggal di rumah tersangka I itu lalu mencuri satu paket dari total enam paket sabu milik tersangka I. Mendapat informasi dari tersangka VF itu, Tim Rajawali Satresnarkoba Polresta Padang lalu memburu hingga berhasil menangkap tersangka I di rumahnya.

Dari hasil penggeledahan anggota menemukan barang bukti lima paket diduga sabu yang disimpan dalam kotak warna orange, lengkap dengan sendok sabu dan alat hisap sabu.

“Juga disita HP milik tersangka I yang diduga digunakan untuk alat komunikasi jual beli,” papar Indra. Lebih lanjut mantan Kasatresnarkoba Polres Sawahlunto ini menyebut, saat diinterogasi, tersangka I mendapat barang dari seorang bandar besar dimana pemesanannya via telepon dan pembayaran via rekening.

“Setelah itu barang diletakkan di suatu tempat dan diambil oleh tersangka I ini. Nah, bandar besarnya itu sekarang masih kita lakukan penyelidikan. Anggota masih bergerak,” ucap Indra. (idr)