Kelanjutan BLT Pemko Padang masih Dievaluasi

Ilustrasi BLT. (Foto: IST)

Pemko Padang saat ini sedang melakukan proses evaluasi terkait kelanjutan tahapan pemberian bantuan langsung tunai (BLT) dari APBD Kota Padang kepada masyarakat terdampak virus korona (Covid-19).

Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah kepada Padang Ekspres, Jumat (12/6) mengatakan, kelanjutan pemberian BLT dari dana APBD Kota Padang sedang dalam tahap evaluasi.

“Nanti kita lihat apakah dana APBD Kota Padang akan sanggup untuk membayarkan BLT untuk dua bulan yaitu bulan Mei dan Juni. Yang pastinya, pembayaran BLT kemarin akan dijadikan bahan evaluasi untuk memutuskan apakah BLT akan lanjut atau tidak. Mudah-mudahan BLT akan lanjut agar masyarakat kita terbantu,” harapnya.

Mahyeldi mengungkapkan, ketersediaan APBD Kota Padang juga dipengaruhi beberapa proyek pembangunan yang tetap berjalan lantaran proses tender pembangunan tersebut dilakukan sebelum pandemi Covid-19.

“Bulan Desember 2019 lalu, kita telah menyelesaikan tender pembangunan sehingga anggarannya sudah ditetapkan dan tidak bisa di refocussing untuk penanganan Covid-19,” jelasnya.

Kemudian pada bulan Januari dan Februari 2020, proses pembangunan sendiri telah memasuki tahapan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sehingga pengerjaannya langsung dimulai oleh pihak pemenang tender.

Sebelumnya Pemko Padang telah menyalurkan BLT kepada masyarakat terdampak Covid-19 untuk bulan April melalui dana APBD Kota Padang sebesar Rp 600 ribu per kepala keluarga (KK). BLT tersebut diterima oleh 74.126 KK dari 104 Kelurahan dan 11 Kecamatan di Kota Padang.

Sementara itu, berdasarkan data dari Dinas Sosial Kota Padang terdapat pengembalian dana BLT akibat adanya data ganda dan sebagainya sekitar Rp 4 miliar.

Kepala Dinsos Kota Padang, Afriadi mengatakan, dana Rp 4 miliar tersebut sudah diterima oleh Dinsos Kota Padang dan bisa dibagikan kepada lebih kurang 6 ribu KK dengan nominal sebesar Rp 600 ribu.

“Saat ini kita masih menunggu adanya pengembalian lainnya dari beberapa kelurahan yang tersisa. Sambil menunggu itu kita juga sedang memeriksa SPJ yang masuk, kadang ada SPJ yang tidak cocok dan dilakukan monitoring ke lapangan,” ujarnya.

Nantinya setelah dana BLT tersebut sudah terkumpul semua, maka akan diserahkan kepada Wali Kota Padang dalam rapat Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk diambil keputusan lebih lanjut. (a)