Abaikan Prokes di Warnet, Belasan Remaja Disanksi

3
DITERTIBKAN: Petugas Satpol PP Kota Padang saat melakukan penertiban terhadap pengunjung warnet dan tempat sewa Play Station yang melanggar Prokes.(IST)

Sebanyak 15 orang didominasi remaja ditertibkan oleh petugas Satpol PP Kota Padang karena tidak menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Belasan remaja tersebut ketahuan tidak menerapkan prokes saat tengah asyik bermain di warung internet (warnet) dan Play Station, kemarin (12/10).

Informasi yang dihimpun Padang Ekspres, belasan remaja itu didapati tidak menerapkan prokes Covid-19 seperti pemakaian masker di sejumlah warnet dan tempat Play Station yang berada di beberapa lokasi seperti Ulakkarang dan di kawasan Gunungpangilun.

Kepala Satpol PP Kota Padang, Alfiadi mengatakan, dalam pengawasan penegakan prokes Covid-19 di Kota Padang, pihaknya menemukan belasan orang yang asyik bermain di warnet namun tidak memakai masker sehingga ditertibkan.

Ada sekitar 15 orang remaja yang kedapatan tidak menggunakan masker. Belasan pelanggar tersebut kemudian didata melalui aplikasi Sistem Pelanggar Perda (Sipelada) dan juga diberikan sanksi sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kota Padang nomor 1 tahun 2021 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

“Setelah didata kami langsung memberikan sanksi berupa sanksi sosial yakni membersihkan fasilitas umum (fasum) di beberapa lokasi,” kata Alfiadi.

Selain memberikan sanksi sosial kepada para pelanggar, pihaknya juga memberikan surat pemanggilan kepada pemilik dan pengelola warnet dan tempat sewa Play Station. Mereka dipanggil untuk didata dan ditanyakan terkait pelanggaran prokes yang dilakukan oleh pengunjung.

Baca Juga:  Semen Padang Fasilitasi Pelatihan Kelompok Kopi Sikayan Balumuik

Lebih lanjut Alfiadi menyampaikan, pihaknya juga mengajak para pelanggar dan pemilik tempat usaha agar segera melaksanakan program vaksinasi Covid-19 dalam rangka pengendalian pandemi Covid-19 di Kota Padang.

Apalagi ia menyebutkan, saat ini Wali Kota Padang melalui Surat Edaran (SE) meminta seluruh karyawan, pegawai, dan pengunjung, hotel, rumah makan, kafe, mal, dan tempat usaha agar sudah divaksin Covid-19. Untuk itu pihaknya rutin melakukan pengawasan dan sosialisasi.

“Selain aktif melakukan pengawasan Prokes sesuai Perda Nomor 1 Tahun 2021 di tengah Pandemi, kami juga turut mengajak masyarakat agar melakukan vaksinasi,” tukasnya.

Ia juga mengingat agar seluruh masyarakat Kota Padang harus mematuhi dan menerapkan prokes Covid-19 saat berada dimana pun karena jika melanggar maka pihaknya akan melakukan tindakan lebih lanjut.

“Sesuai Perda AKB pelaku usaha akan dijatuhi sanksi berupa denda administratif paling banyak Rp 500 ribu atau penghentian sementara kegiatan selama 3 hari dan bagi perseorangan yang melanggar prokes, maka dikenakan sanksi Rp 100 ribu atau sanksi sosial,” tukasnya. (adt/eri)