BBGRM dan Fasling di Rimbokaluang, Prioritasi Pengecoran Jalan

7
PRIORITAS: Warga Kelurahan Rimbokaluang mengerjakan program manunggal BBGRM tahun 2021.(RANDI/PADEK)

Hadirnya dua program prioritas yang diusung oleh Pemko Padang yakni, Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) tahun 2021 dan fasilitas lingkungan (fasling) di Kelurahan Rimbokaluang, Kecamatan Padang Barat sangat terasa manfaatnya. Pasalnya pembangunan pengecoran jalan dapat memperlancar akses warga dalam aktivitas sehari-hari. Seperti apa?

PERCEPATAN  pembangunan jalan merupakan faktor yang sangat penting bagi kelancaran akses warga. Sehingga akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Melalui peningkatan sarana dan prasarana yang telah terlaksana setidaknya bisa mampu mewujudkan pemerataan pembangunan dan menciptakan konektivitas yang kuat.

Lurah Rimbokaluang, Syafardi Z mengatakan, pengecoran jalan berasal dari permintaan warga dan juga usulan RT, RW dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM).

“Warga sangat membutuhkan pengecoran jalan sesuai dari rapat koordinasi pembangunan (rakorbang). Maka dilanjutkan lah pembangunan penyambungan jalan yang belum terselesaikan,” kata Syafardi kepada Padang Ekspres, Selasa (13/7).


Ia menjelaskan, pengerjaan pengecoran jalan tersebut juga sebagai upaya memperlancar akses warga yang mau pergi ke masjid, tepatnya ke Masjid Baitul Hikmah.

“Jalannya sudah rusak, jadi kami sepakat mengerjakannya. Warga yang pergi ke masjid juga terkendala, sebab lokasinya berdekatan dengan masjid. Maka pengerjaan pengecoran jalan itu segera kami kebut pengerjaannya,” ungkap Syafardi.

Dikatakannya, dalam program manunggal BBGRM tahun 2021 ini pengecoran jalan tersebut dilakukan pengerjaanya di jalan Sungai Sirah RT 02/RW 02 Kelurahan Rimbokaluang.

“Pengecoran jalan yang diprioritaskan untuk tahun 2021 tersebut dilakukan pengerjaannya sepanjang 70 meter dengan lebar mencapai 4 meter,” imbuhnya.

Syafardi menyampaikan, dalam kegiatan program manunggal BBGRM tersebut, Pemko Padang hanya menggelontorkan dana pancingan sebesar Rp 35 juta kepada Kelurahan Rimbokaluang.

“Program manunggal BBGRM ini dilakukan secara petunjuk teknis (juknis) yang diberikan Pemko Padang yang dimulai pada tanggal 24 Mei dan berakhir pada tanggal 6 Juni 2021 lalu,” terangnya.

Menurutnya, swadaya masyarakat yang dilakukan dalam pengecoran jalan sangat cukup tinggi, seperti sumbangsih tenaga, konsumsi, sarana dan prasarana serta bantuan lainnya.

“Antara komponen yang ada di Kelurahan Rimbokaluang baik dari pemerintah kelurahan, bhabinkamtibmas, babinsa, LPM, RT dan RW juga ada sinergitas nya untuk mensukseskan program manunggal BBGRM tersebut” bebernya.

Di samping itu, kata Syafardi, selain dari program manunggal BBGRM tahun 2021 di Kelurahan Rimbokaluang juga ada melakukan kegiatan program fasilitas lingkungan (fasling).

Baca Juga:  Jalan Nipah-Teluk Bayur Dilanjutkan

“Program fasling ini juga dilakukan pengerjaannya dalam bentuk pengecoran di jalan Batang Gadis RT 01/RW 02 dengan panjang 75 meter dan lebar mencapai 2,5 meter,” tuturnya.

Untuk program fasling, imbuhnya, sistemnya juga sama seperti program manunggal BBGRM. Stimulus yang diberikan Pemko Padang sebesar Rp 50 juta kepada Kelurahan Rimbokaluang.

“Sehingga masing-masing pengerjaan fasling itu Rp 25 juta. Jadi sistemnya sama dengan manunggal. Kita akan pancing Rp 25 juta lalu ditambah dengan swadaya masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, program pembinaan kepada UMKM juga akan dilakukan di Kelurahan Rimbokaluang dari berbagai jenis yang tersebar seperti bergerak di bidang kue kering, makanan ringan, abon daging, kerupuk dan lain-lain.

“Kami akan meningkatkan ekonomi UMKM. Dalam hal ini telah dilakukannya pendampingan oleh Dinas Koperasi dan UMKM serta Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian. Untuk sekarang ini beberapa UMKM juga sudah bisa menyalurkan hasil usahanya ke supermarket dan tempat-tempat lainnya,” sebut Syafardi.

Tak hanya itu, program pencegahan dan penanggulangan Covid-19 juga akan menjadi program prioritas di Kelurahan Rimbokaluang dalam bentuk memberikan sosialisasi dan pelatihan terkait Covid-19.

“Kami akan berupaya memberikan edukasi kepada masyarakat di tengah pandemi Covid-19 untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes) yang lebih ketat. Mengingat sedang gawat-gawatnya angka kasus positif Covid-19 saat ini,” ungkap Syafardi.

Lebih lanjut Syafardi menyebut, tak lupa juga memberikan bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga di Kelurahan Rimbokaluang yang positif Covid-19.

“Warga positif Covid-19 yang isolasi mandiri di rumah masing-masing juga akan diberikan bantuan sembako secukupnya demi keperluan sehari-hari. Dalam kondisi seperti itu kami juga melakukan penyemprotan disinfektan di wilayah yang terpapar Covid-19,” tandasnya.

Ia berharap dengan program manunggal BBGRM dan fasling yang telah diprioritaskan oleh Pemko Padang pada tahun 2021 ini, mudah-mudahan pembangunannya bisa bermanfaat bagi warga sekitar dan dapat memperlancar akses transportasi.

“Kami sangat bersyukur sekali dengan pembangunan manunggal BBGRM dan fasling yang digaungkan Pemko Padang, karena dengan kegiatan ini maka terlaksana lah pembangunan jalan yang tidak bisa dilaksanakan oleh swadaya masing-masing warga,” pungkasnya. (***)