Andre Usap Derita Janda Anak Tiga di Ulakkarang Utara

40
Tim AR Center menyerahkan bantuan dari Adre Rosiade kepada keluarga Yasnani di UKU, Padang Utara.

Pandemi Covid-19 membuat hidup Yasnani semakin berat. Penjualan lontongnya di depan rumah di Jalan Paus, Kelurahan Ulak Karang Utara UKU), Kecamatan Padang Utara, Kota Padang tak bisa lagi dilanjutkan. Pasalnya, pembeli yang diharapkan selama ini adalah para anak kos yang kuliah di Universitas Bung Hatta (UBH).

“Saat corona ini, tak ada anak kos lagi. Warga sekitar juga jarang beli lontong pagi-pagi, terpaksa saya tutup saja. Beberapa kamar kos yang kami punya juga tak ada yang menempati, kosong semua. Mahasiswa kuliahnya daring (online)  sekarang,” kata Yasnani, ibu tiga orang anak yang telah kehilangan suaminya dua tahun lalu.

Sejak meninggalnya sang suami, Yasnani lebih banyak mengandalkan keluarganya dalam memenuhi kebutuhan hidup. Satu orang anaknya kuliah di perguruan tinggi negeri, dua lagi di SMP dan SMA. “Susah sekarang, rumah kos tak jalan, jualan juga tak laku. Saya juga sedang sakit-sakitan dan harus berobat terus,” kata Yasnani saat dikunjungi AR Center ke rumahnya, Senin (12/10).

Dia menyebutkan, selama beberapa tahun terakhir menderita penyakit liver dan batu ginjal. Beruntung, dia memiliki BPJS untuk berobat, namun harinya habis untuk pergi ke rumah sakit atau klinik. “Tak bisa ngapa-ngapain lagi, kasihan anak-anak. Sekarang banyak dibantu keluarga saja untuk bertahan hidup,” kata Yasnani usai menerima bantuan sembako dan uang tunai dari anggota DPR RI Andre Rosiade.

Yasnani menyebutkan, jika pandemi Covid-19 tak juga mereda, dia akan selamanya bergantung kepada keluarganya. Maupun dia berjualan lontong kembali, entah siapa yang akan membeli. Belum lagi tidak adanya kepastian kapan kuliah dimulai secara normal, dan sejumlah kamar kosnya kembali diisi mahasiswa.

Baca Juga:  Dua Unit Rumah Ludes Terbakar

“Entah kapan seperti ini, sementara saya harus berobat selalu. Terima kasih pak Andre Rosiade yang entah dari mana mendapatkan informasi soal kami dan memberikan bantuan. Semoga pak Andre dan keluarga juga Partai Gerindra selalu diberi keberkahan oleh Allah SWT,” kata Yasnani yang didampingi keluarga besarnya yang masih tinggal di rumah tua mereka itu.

Tim AR Center yang hadir, Nurhaida, Zulkifli, Alwis Ray dan Rina Shintya menyebutkan, mereka mendapatkan informasi tentang keluarga Yasnani dari tetangganya sendiri. “Kami terima informasi, keluarga ibu ini perlu dibantu. Selain sudah tak bersuami, juga menanggung hidup tiga anak. Dia juga sedang sakit-sakitan,” kata Nurhaida yang juga wakil ketua DPD Gerindra Sumbar.

Nurhaida yang juga Sekretaris PIRA (Perempuan Indonesia Raya) menyebutkan, bantuan berupa sembako (beras, minyak dan gula) dan uang tunai dari Ketua DPD Gerindra Sumbar Andre Rosiade itu sudah dijalankan sejak pandemi Covid-19 melanda Sumbar. Dan akan terus diberikan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Andre Rosiade yang juga anggota Komisi VI DPR RI mengatakan, begitu banyak mendapatkan informasi melalui media sosial miliknya seperti facebook, instagram dan twitter terkait orang-orang yang membutuhkan di Sumbar. “Kami minta tim untuk melakukan pengecekan dan menyalurkan bantuan. Mohon terus doa dan dukungan untuk Partai Gerindra,” katanya. (*)