Bantu Warga Terdampak Korona, RT Diminta Data Orang Kaya

Kota Padang yang diusulkan Pemprov Sumbar agar diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) karena tingginya angka pasien positif terjangkit virus korona (Covid-19), kini tengah mendata warganya yang berkecukupan atau orang kaya.

Pendataan yang dilakukan pengurus RT hingga 30 April tersebut, bertujuan membantu warga lainnya yang kurang mampu dan terdampak ekonomi atau usahanya akibat pandemi Covid-19.

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah menyebutkan, kebijakan pemerintah agar masyarakat tidak beraktivitas di luar rumah untuk mengurangi penyebaran virus korona, berdampak buruk terhadap perekonomian masyarakat.

Dengan tinggal di rumah, banyak masyarakat yang tidak bisa lagi berusaha terutama pekerja harian. Ada juga tenaga kerja dirumahkan atau kena pemutusan hubungan kerja karena usaha perusahaannya terdampak. Mereka jadi kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Mengatasi itu, kata Mahyeldi, dilakukan pendataan warga yang terkena dampak ekonomi dan perlu segera diberi bantuan. “Nah, karena terbatasnya dana pemerintah untuk membantu masyarakat terdampak itu, perlu diminta bantuan kepada orang yang dianggap berkecukupan, kaya  dan dermawan,” kata Mahyeldi di Padang, Selasa (14/4).

Setiap pengurus RT diminta mendata dan mencatat warga yang berkecukupan lengkap dengan nama, alamat serta nomor ponselnya.

“Saya berharap, musibah pandemi Covid-19, dapat mengetuk hati siapa saja untuk membantu warga yang terdampak. Terwujud kebersamaan, saling tolong-menolong antar sesam serta terjaga persatuan dan bela negara,” katanya. (esg)