Pemko Usulkan PSBB Tingkat Provinsi

Seorang warga melintas di depan Pasar Raya Padang, Selasa (14/4). Saat ini Pemprov Sumbar mengusulkan Kota Padang memberlakukan PSBB dalam mengantisipasi penyebaran virus korona. (Randi - Padek)

Rencana pengusulan Kota Padang dan Bukittinggi untuk menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), ditanggapi oleh Pemko Padang. Justru Pemko Padang mengusulkan kepada Pemrov Sumbar untuk menerapkan PSBB untuk Provinsi Sumbar.

Hal itu disampaikan oleh Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah usai mengikuti rapat koordinasi bersama Gubernur Sumbar membahas rencana penerapan PSBB, Selasa (14/4) di Auditorium Kantor Gubernur Sumbar.

Mahyeldi mengatakan, pengusulan PSBB terhadap Provinsi Sumbar kepada Gubernur tersebut didasarkan penyebaran Covid-19 yang tidak lagi berkutat pada satu daerah tapi juga daerah-daerah lain di Provinsi Sumbar.

“Jadi karena penyebaran Covid-19 ini tidak lagi di Kota Padang tapi sudah masuk dari daerah-daerah lain, maka kami mengusulkan penerapan PSBB itu dilakukan di tingkat provinsi agar lebih optimal,” jelasnya.

Usulan tersebut disambut baik oleh Gubernur Sumbar dan akan ditindaklanjuti dalam rapat koordinasi Gubernur dengan seluruh kepala daerah di Provinsi Sumbar, Rabu (15/4).

Sementara itu, Kota Padang sendiri berencana akan menerapkan salah satu opsi yang tertuang di dalam PSBB tersebut yaitu pembatasan orang yang masuk ke Kota Padang.

Mahyeldi menuturkan, opsi pembatasan orang tersebut diambil karena melihat kondisi saat ini penularan terjadi karena banyaknya orang yang masuk dari berbagai daerah ke Kota Padang sehingga upaya pemutusan penularan virus Covid-19 akan sia-sia.

“Untuk itu, 9 pintu masuk ke Kota Padang akan kita perketat dan membatasi masuknya orang ke Kota Padang. Sementara untuk barang, masih dibolehkan untuk mengangkut logistik,” ungkapnya.

Lebih lanjut Mahyeldi menyimpulkan, nantinya jika diterapkan PSBB di tingkat Provinsi, jadi pengawasan tidak hanya dilakukan oleh satu Kota atau kabupaten saja, tapi juga dilakukan seluruh daerah di Provinsi Sumbar. Sehingga Provinsi Sumbar akan lebih terkendali dan bisa menangani pandemi virus Covid-19 ini lebih maksimal.

Diberitakan sebelumnya, Pemrov Sumbar akan mengusulkan dua kota yakni Kota Padang dan Kota Bukittinggi sebagai daerah Penerapan hukum Pembatasan Sosial Skala Berskala Besar (PSBB) kepada pemerintah pusat.

Pengusulan untuk melaksanakan kebijakan PSBB tersebut, lantaran terus meningkatnya jumlah pasien yang terkena virus korona (Covid-19) di Kota Padang dan Kota Bukittinggi. (*)