Vaksinasi Massal Polsek Kototangah: Warga Dijemput Antar, Diberi Sembako

16
BINGKISAN: Kapolresta Padang Kombes Pol Imran Amir didampingi Ketua Umum DPD Iwapi Sumbar, Etty Nurhayati dan Kapolsek Kototangah AKP Afrino saat menyerahkan bingkisan kepada warga yang divaksin.(IST)

Angka vaksinasi di Kota Padang hingga Sabtu (13/11) masih berada pada angka 62 persen. Angka itu terus ditingkatkan dengan gencar melakukan sosialisasi di tengah masyarakat kalau vaksinasi Covid-19 ini aman dan halal.

Berbagai lembaga terus mendukung agar angka ini terus meningkat. Termasuk jajaran Polsek Kototangah yang memfasilitasi pelaksanaan vaksinasi di kantor polsek, Sabtu (13/11). Tercatat sebanyak 1.878 orang yang divaksin.

“Kita menggandeng semua pihak dalam menyukseskan vaksinasi massal ini. Target kita antara 1.000-1.500 orang saja. Ternyata yang datang hampir dua ribu,” kata Polsek Kototangah AKP Afrino, Minggu (14/11).

Dalam vaksinasi massal Sumdarsin (Sumbar Sadar Vaksin) bekerja sama dengan IWAPI (Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia) dalam rangka vaksinasi nasional Covid-19 Iwapi bersama Polri.

Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, IWAPI bekerja sama dengan kepolisian dalam rangka percepatan vaksinasi di Indonesia. Untuk Kota Padang kegiatan ini dilaksanakan di Polsek Kototangah.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Sumbar, Kapolresta Padang Kombes Pol Imran Amir, dan Ketua IWAPI Sumbar.

AKP Afrino memotivasi dengan melibatkan Bhayangkari Ranting Kototangah. Sehingga kegiatan vaksinasi ini bisa berjalan dengan sukses dan lancar. Selain itu dia mengajak DPW LSM Lumbung Informasi Rakyat (Lira) Sumbar dalam mengajak masyarakat mau divaksin.

“Kerja sama dengan banyak pihak ini dilakukan agar sosialisasi penting dan bergunanya vaksinasi ini bisa sampai ke tengah masyarakat dengan baik,” katanya.

Tak kalah penting, personel Polsek Kototangah juga ikut gencar melakukan sosialisasi di tengah masyarakat. Peran Bhabinkamtibmas yang ada di setiap kelurahan memiliki andil kesuksesaan vaksinasi massal ini.

Baca Juga:  Ketua KAN Syarifuddin: Potensi Kopi di Limau Manis Terbuka Luas

Berita yang salah terkait vaksin ini masih saja terjadi. Untuk itu, terutama personel Polsek Kototangah terus melakukan sosialisasi dan meyakinkan masyarakat kalau vaksinasi ini aman dan halal. Apalagi MUI sudah menyatakan kehalalannya dan pemerintah juga sudah melakukan berbagai kajian kesehatan.

Lebih lanjut, dalam vaksinasi ini, Iwapi juga memberikan paket sembako pada masyarakat yang datang untuk divaksin. Dengan kondisi ekonomi sekarang ini, bantuan sembako juga dibutuhkan oleh masyarakat.

Tak sampai disana, pihak Polsek Kototangah juga menyediakan sarana transportasi bagi warga yang tak memiliki kendaraan untuk menuju kantor polsek. Sejumlah mobil disiapkan untuk menjemput dan mengantar kembali masyarakat yang divaksin.

Kapolresta Kota Padang, Kombes Pol Imran Amir, mengatakan, gebyar vaksinasi massal ini terselenggara berkat kerja sama dengan DPD IWAPI Sumbar.

“Tujuan vaksinasi ini adalah salah satu cara keluar dari wabah pandemi Covid-19. Demi terciptanya kekebalan berkelompok (herd immunity). Walaupun sudah divaksin, protokol kesehatan (prokes) jangan dilupakan. Apalagi masker dan vaksinasi adalah dua sejoli tak terpisahkan,” tegasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar Arry Yuswandi yang hadir pada kesempatan itu angka vaksinasi di Padang baru 62 persen. Dengan adanya gerakan massal yang dilakukan Polsek Kototangah ini akan membantu meningkatkan angka vaksinasi di Padang.

Ketua Umum DPD IWAPI Sumbar, Etty Nurhayati menyampaikan demi keluar dari wabah pandemi Covid-19, Iwapi pusat bekerjasama dengan Polri menyelenggarakan secara serentak gebyar vaksinasi massal ini di 33 provinsi se-Indonesia. Di Sumbar, melaksanakannya di Kota Padang dan Agam. (eko)