Selama tahun 2022, Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas II Padang, Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub RI, telah melakukan berbagai pembangunan dan peningkatan prasarana perkeretaapian di Kota Padang.
“Peningkatan dan pembangunan tersebut antara lain penggantian jembatan kereta api, penggantian rel R45 menjadi R54, serta pembangunan radio train dispatching,” ujar Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Padang, Supandi, saat peresmian 3 stasiun kereta api yakni Stasiun Alai, Stasiun Air Tawar, Stasiun Lubukbuaya, Kamis (16/3/2023).
Khusus untuk prasarana keselamatan perkeretapian, BTP Padang menjadi pilot project penanganan perlintasan sebidang secara komprehensif. Antara lain dengan membangun jalan inspeksi (frontage), pemasangan patok rel, pagar ornamen, pembangunan JPO, pintu perlintasan JPL, sistem peringatan dini (EWS), dan juga penggunaan concrete level crossing di perlintasan KA yang selama ini masih menggunakan aspal.
“Dari sekian banyak kegiatan itu, kami berhasil menutup 261 perlintasan liar antara Padang hingga Pariaman, yang selama ini kerap menimbulkan kecelakaan. Dari data kita, ada sekitar 388 perlintasan liar di Sumatera Barat ini,” ujarnya.
Peresmian tiga stasiun dilakukan Wako Padang Hendri Septa di Stasiun Alai, Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara, ditandai pemukulan gong. Hadir Kadishub Sumbar, Kepala BPTD Wilayah III Sumbar, Kadishub Padang Yudi Indra Sani, Kadivre II Sumbar Sofan Hidayah, Dandim 0312 Padang Letkol Inf Jadi SIP, Kapolresta Padang, Kadis PUPR Padang, Kepala Kantor KPKNL Sumbar Ahid, Kasatpol PP Padang, Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia, Ketua Masyarakat Pecinta Kereta Api, dan Lurah Parak Kopi. (*)