Karantina Parsial Cegah Penyebaran Covid-19

Sejumlah pemuda menjaga pintu masuk Kompleks Perumdam III/4 Dadok Tunggulhitam, kemarin. (Indra - Padek)

Untuk mencegah penyebaran virus korona (Covid-19), warga Kompleks Perumdam III/4 Dadok Tunggulhitam, Kelurahan Tunggulhitam, Kecamatan Kototangah memberlakukan karantina parsial di kompleks tersebut. Karantina parsial tersebut telah diberlakukan warga setempat selama empat hari terhitung sejak Minggu (12/4) lalu.

“Karantina parsial ini untuk antisipasi penyebaran Covid-19, karena di Kota Padang kasusnya semakin meningkat dan para perantau sudah mulai banyak yang pulang kampung,” ungakap Ketua Koordinator Pelaksana Karantina Parsial, Ulmardi kepada Padang Ekspres, kemarin (15/4).

Dia mengatakan, karantina parsial dilakukan atas usul spontan dari warga, yang didukung oleh seluruh RT dan RW, untuk pencegahan Covid-19.

“Karantina parsial ini kami membatasi pintu masuk menuju kawasan kompleks. Dari sebelumnya ada beberapa pintu masuk, kami batasi menjadi hanya dua pintu masuk dan keduanya itu dijaga oleh dua orang pemuda mulai dari jam 6 pagi sampai pukul 10 malam,” jelasnya.

Ulmardi menambahkan, setiap orang yang akan memasuki kompleks diwajibkan untuk mencuci tangan dengan sabun yang telah disediakan dan diwajibkan memakai masker.

“Kalau tidak ada masker, tidak boleh masuk kompleks. Nah, jadi kalau ada tamu akan dilakukan pendataan termasuk alamat yang dituju, lalu baru disilakan masuk. Jika tamu tersebut tidak memiliki masker, maka warga yang akan ditemuinya itu diminta untuk menemui tamu tersebut,” jelasnya.

Lebih lanjut, dia menyampaikan karantina parsial yang dilakukan warga Kompleks Perumdam III/4 Dadok Tunggulhitam diharapkan dapat menjadi contoh bagi kompleks, RT dan RW, serta kelurahan lain di Kota Padang.

Selain mencegah penyebaran Covid-19, karantina parsial ini juga bermanfaat untuk menekan angka kriminalitas di wilayah kompleks tersebut. (*)