Manunggal BBGRM di Kampung Jao, Realisasikan Drainase Tertutup

7
BAHU MEMBAHU: Aparatur Kelurahan Kampung Jao bergotong royong mengerjakan program manunggal BBGRM tahun 2021.(IST)

Program Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) tahun 2021 di Kelurahan Kampung Jao, Kecamatan Padang Barat merupakan momentum yang paling ditunggu-tunggu oleh masyarakat sekitar. Pasalnya, pembangunan drainase tertutup yang dibuat dapat mencegah terjadinya banjir yang bisa masuk ke rumah warga. Seperti apa?

PENANTIAN panjang warga yang mendambakan pembangunan drainase tertutup di Kelurahan Kampung Jao akhirnya terealisasi. Ini tidak terlepas dari antusiasme dan dukungan warga setempat. Mulai swadaya dalam bentuk uang, tenaga, konsumsi, sarana dan prasarana serta bantuan lainnya.

Lurah Kampung Jao, Wahyu Isandi Rahmatullah mengatakan, dalam program manunggal BBGRM tahun ini menitikberatkan pengerjaan drainase tertutup di Kelurahan Kampung Jao sesuai dari permintaan warga dan juga usulan RT dan RW.

“Di Kelurahan Kampung Jao dalam manunggal BBGRM di tahun 2021 ini ada momen yang paling urgent (mendesak) yang sudah diusulkan dalam musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) yakni pembangunan drainase tertutup,” kata Wahyu kepada Padang Ekspres, Kamis (15/7).

Ia menjelaskan, pembangunan drainase tertutup tersebut sudah mendesak dan warga sangat membutuhkannya, karena jika hujan dengan intensitas tinggi air akan melimpah ke rumah warga yang akan mengakibatkan banjir.

“Jika tidak didahulukan pengerjaan pembangunan drainase tertutup itu, maka warga sekitar akan terdampak banjir yang bisa masuk ke dalam rumah warga,” ujarnya.

Wahyu menyatakan, pembangunan drainase tertutup itu berada di RT 02/RW 06, tepatnya di pusat industri percetakan yang dikerjakan pengerjaannya dengan panjang 34 meter, lebar 0,9 meter dan kedalaman mencapai 70 centimeter.

“Sebelumnya kondisi lokasi itu tidak ada lubang saluran air maka dibenahi lah sedikit demi sedikit. Kita bersama dengan masyarakat berangsur-angsur membenahinya,” tegas Wahyu.

Ia menyampaikan, dalam kegiatan program manunggal BBGRM tahun 2021 ini, Pemko Padang hanya menggelontorkan dana pancingan sebesar Rp 35 juta kepada Kelurahan Kampung Jao.

“Program manunggal BBGRM ini dilakukan secara petunjuk teknis (juknis) yang diberikan Pemko Padang yang dimulai 24 Mei dan berakhir 6 Juni 2021 lalu,” katanya.

Menurutnya, swadaya masyarakat dalam pembuatan drainase tertutup cukup tinggi, seperti sumbangsih uang, tenaga, konsumsi, sarana dan prasarana serta bantuan lainnya.

“Antara komponen yang ada di Kelurahan Kampung Jao baik dari pemerintah kelurahan, bhabinkamtibmas, babinsa, LPM, RT dan RW juga ada sinergitas nya untuk menyukseskan program manunggal BBGRM tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga:  Enam Pendaftar Calon Sekdako Padang Lulus Seleksi Administrasi

Di samping itu, kata Wahyu, selain dari program manunggal BBGRM tahun 2021 di Kelurahan Kampung Jao juga ada melakukan kegiatan program fasilitas lingkungan (fasling).

“Program fasling ini dilakukan dalam bentuk  pembuatan betonisasi atau pembetonan jalan di RT 01/RW 02 dengan panjang 37 meter, lebar 4 meter dan tinggi mencapai 0,12 meter,” paparnya.

Untuk program fasling, imbuhnya, sistemnya juga sama seperti program manunggal BBGRM. Stimulus yang diberikan Pemko Padang sebesar Rp 50 juta kepada Kelurahan Kampung Jao.

“Sehingga masing-masing pengerjaan fasling itu Rp 25 juta. Jadi sistemnya sama dengan manunggal. Kita akan pancing Rp 25 juta lalu ditambah dengan swadaya masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, program terkait pencegahan dan pengendalian Covid-19 juga harus ditempatkan menjadi program prioritas di Kelurahan Kampung Jao.

Menurut dia, program tersebut dilakuan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 di masyarakat. Apalagi kondisi sekarang semakin parah karena sudah diberlakukannya Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Padang.

“Kami juga turut menyukseskan program vaksinasi nasional dalam menanggulangi penyebaran Covid-19 dengan menggelar vaksinasi massal Kalurahan Kampung Jao yang akan digelar hari Jumat ini,” sebutnya.

Wahyu menambahkan, seluruh kelurahan yang ada di Padang Barat menjalani vaksinasi Covid-19 semuanya. Dalam hal ini Kelurahan Kampung Jao telah bekerja sama dengan Puskesmas Padang Pasir.

“Kuota target tidak ada, kami hanya mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam program vaksinasi Covid-19. Karena vaksin merupakan bentuk ikhtiar agar selamat dari pandemi,” ujarnya.

Tak hanya itu, program pembinaan kepada UMKM juga akan dilakukan di Kelurahan Kampung Jao sebagai wujud menggenjot perekonomian masyarakat sekitar terutama dari percetakan, pembuatan kue kering, kue basah, rendang, kerupuk dan lain-lain.

“Kita juga akan meningkatkan ekonomi UMKM di Kelurahan Kampung Jao. Dalam hal ini telah dilakukannya pendampingan oleh Dinas Koperasi dan UMKM serta juga Dinas Perdagangan,” tuturnya.

Ia berharap dengan berbagai aspek program yang dilakukan oleh Kelurahan Kampung Jao mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi masyarakat banyak terutama masyarakat setempat.

“Kami sebagai pemerintah kelurahan akan terus menampung aspirasi dari warga. Dalam hal ini pemerintah kelurahan adalah ujung tombak di pemerintahan skala terbawah untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada warga,” pungkasnya. (***)