Perguruan Silek, Tempat Indra Catri Melatih Fisik dan Mental

23
Indra catri bersilahturahmi dengan anggota Perguruan Silek Singo Barantai di kawasan Durian Tarung Kecamatan Kuranji, Padang.

Silek bagi masyarakat Sumatera Barat merupakan jati diri yang melekat dalam kehidupan sehari-hari. Selain untuk pertahanan diri, silek juga berguna untuk melatih fisik dan mental. Itulah yang dilakukan calon Wakil Gubernur Sumbar, Indra Catri, sejak dulu.

Perguruan silek bagi Indra Catri bukan hal baru. Ia sudah aktif dalam dunia seni bela diri ini sejak muda. Di Kota Padang ia merupakan bagian dari Perguruan Silek Singo Barantai di Kuranji. Bupati Agam dua periode itu sudah hadir di perguruan tersebut sejak 1998.

“Saya kenal dengan Indra Catri sejak 1995. Pada 1998 beliau bergabung di Perguruan Silek Singo Barantai. Masa mudanya di sini,” kata Ketua Perguruan Silek Singo Barantai, Zul Hendri Ismet, Jumat (16/10).

Indra Catri sebagai pegawai di Pemerintah Kota Padang kala itu, kata Zul, dekat dengan kelompok-kelompok budaya. Menurut Zul, Indra juga aktif membangkitkan silek di Padang sehingga sosoknya tak asing lagi bagi tokoh silek.

Zul mengatakan bahwa selama menjadi Bupati Agam selama dua periode, Indra Catri tidak memutuskan silaturahmi dengan kelompok-kelompok budaya. Indra tetap berkomunikasi meski kebersamaannya tak lagi sesering biasanya.

Baca Juga:  September, UPZ Baznas Semen Padang Salurkan 105 Juta kepada Mustahik

“Ia tetap Indra Catri yang kami kenal dahulu, rendah hati, dan bijaksana,” ujarnya.

Sementara itu, Indra Catri mengatakan bahwa perguruan silek merupakan tempat dirinya melatih fisik dan mental. Di sana ia juga belajar menjadi pemimpin yang mendahulukan kepentingan masyarakat. Majunya ia jadi Bupati Agam kala itu juga tak lepas dari dukungan guru serta rekan sejawatnya di perguruan silek.

“Saya dan silek tak bisa dipisahkan. Saya besar dan berkembang di perguruan. Guru-guru silek selalu memberikan nasehat baik kepada saya,” ucapnya.

Jika tak ada dukungan dari para guru, Indra Catri tak yakin akan berada di posisi saat ini. Oleh sebab itu, ia berpesan kepada generasi muda yang menimba ilmu di perguruan silek untuk terus melatih diri dan mendengarkan nasihat-nasihat guru. (*)